Filipina Sita 1.500 Kura-kura Diselundupkan Lewat Bandara

Selasa, 05 Maret 2019 - 11:07 WIB
Filipina Sita 1.500...
Filipina Sita 1.500 Kura-kura Diselundupkan Lewat Bandara
A A A
MANILA - Kepolisian Filipina menyita lebih dari 1.500 kura-kura yang ditemukan dibungkus lakban dalam koper di bandara Manila. Reptil-reptil hidup itu ditemukan dalam empat koper dan jika dijual nilainya mencapai lebih dari USD86.631. Kepolisian yakin koper-koper itu ditinggalkan setelah orang yang membawanya mengetahui hukuman berat memperdagangkan satwa liar secara ilegal.

Jika tertangkap, para penyelundup dapat dipenjara dua tahun dan denda hingga 200.000 peso. Total ada 1.529 kura-kura dari berbagai spesies yang ditemukan dalam koper yang tak diambil pemiliknya di terminal kedagangan Bandara Internasional Ninoy Aquino pada Minggu (3/3).

Beberapa binatang spesies Kura-kura Sulcata itu diketahui sebagai spesies yang terancam punah dalam daftar merah IUCN. Kura-kura Slider kuping merah juga termasuk dalam reptil yang diselundupkan itu.

“Reptil-reptil itu ditinggalkan seorang penumpang Filipina yang naik penerbangan Philippine Airlines dari Hong Kong. Penumpang itu mungkin telah meninggalkan kopernya setelah mereka tahu tentang hukuman memperdagangkan satwa liar secara ilegal,” papar Biro Bea Cukai Filipina, dilansir BBC.

Binatang-binatang itu kini diserahkan pada Unit Pengawas Peredaran Satwa Liar. Kura-kura sering dipelihara sebagai hewan eksotik, tapi kadang kala digunakan untuk obat tradisional atau sebagai makanan di penjuru Asia.

Daging kura-kura dianggap beberapa pihak sebagai aphrodisiac dan tulang yang telah dibuat tepung digunakan untuk obat.

Pekan lalu, sebanyak 3.300 kura-kura hidung babi yang langka disita otoritas Malaysia. Hewan-hewan itu diduga akan diselundupkan ke negara tersebut.

Kura-kura yang biasa ditemukan di Australia dan pulau Papua Indonesia itu terancam punah karena tingginya permintaan dari para pedagang binatang peliharaan eksotik.

“Tujuh paket berisi kura-kura itu ditemukan saat pemeriksaan kapal dekat Johor di pantai selatan Malaysia,” ungkap Badan Penegak Hukum Maritim Malaysia (MMEA). Dua orang telah ditangkap terkait penyelundupan itu.

Nilai kura-kura yang disita diperkirakan USD36.909. “Kami yakin merkea dibawa ke negara ini untuk dijual sebagai hewan peliharaan eksotik,” papar juru bicara MMEA.

Malaysia dianggap sebagai titik transit penting dalam perdagangan ilegal berbagai spesies langka untuk dikirim ke negara lain di Asia. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
4 menit yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
1 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
1 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
2 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
10 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
12 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved