Maju Jadi Capres, Bernie Sanders Emoh Terima Saran dari Hillary

Sabtu, 02 Maret 2019 - 06:07 WIB
Maju Jadi Capres, Bernie...
Maju Jadi Capres, Bernie Sanders Emoh Terima Saran dari Hillary
A A A
WASHINGTON - Calon presiden Amerika Serikat pada pemilu 2020 dari Partai Demokrat, Bernie Sanders, mengatakan tidak tertarik dengan saran dari Hillary Clinton . Ia menunjuk pada perbedaan mendasar dengan mantan pesaingnya pada 2016 lalu itu.

Dalam wawancara di stasiun televisi ABC, The View, senator independent dari Vermont itu ditanya apakah ia berencana untuk bertemu Hillary untuk berbicara tentang pencalonannya pada 2020 seperti kandidat Partai Demokrat lainnya.

"Saya kira tidak. Hillary belum menelepon saya. Lihat, kami memiliki perbedaan," kata Sanders, sebelum mengakui bahwa Hillary telah memainkan peran yang sangat penting dalam politik Amerika.

Ditanya apakah dia tertarik pada saran dari Hillary, Sanders dengan tegas menjawab, "Saya kira tidak."

"Hillary dan saya punya perbedaan mendasar - Anda tahu, perbedaan mendasar. Dan memang begitu," jelasnya seperti dilansir dari CNN, Sabtu (2/3/2019).

Dalam kesempatan itu ia juga mengkritik kampanye Hillary yang kalah karena tidak menjangkau orang-orang kelas pekerja yang Sanders pikir seharusnya dilakukan.

"Ada negara bagian di mana dia tidak berkampanye sekuat yang seharusnya," kata Sanders, menunjuk ke Wisconsin dan Michigan, yang pada pemilihan pendahulunya dia menangkan atas Hillary pada 2016.

Selama primary Demokrat 2016, kampanye dan pendukung Sanders menuduh Komite Nasional Demokrat menumpuk dukungan demi Hillary. Sanders mengklaim bahwa email yang bocor dari Ketua DNC saat itu, Debbie Wasserman Schultz membuktikan "prasangka DNC" terhadapnya.

Dalam dua bulan terakhir, Hillary mengadakan pertemuan terpisah dengan mantan Wakil Presiden Joe Biden, yang berpeluang maju pada tahun 2020, dan Senator Amy Klobuchar, Kamala Harris, Cory Booker, dan Elizabeth Warren untuk membicarakan pemilihan presiden mendatang.
(ian)
Berita Terkait
Ini Dia Presiden Amerika...
Ini Dia Presiden Amerika Serikat Paling Narsis Berdasarkan Penelitian
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Ketika Hillary Clinton...
Ketika Hillary Clinton Diteriaki Penjahat Perang saat Berpidato
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Hillary Clinton Tuduh...
Hillary Clinton Tuduh Trump Tutupi Epstein Files, Desak Dirilis Total
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
30 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
5 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved