Sewa Penari Telanjang untuk Polisi Pria, Polwan Rusia Dipecat

Senin, 25 Februari 2019 - 13:35 WIB
Sewa Penari Telanjang...
Sewa Penari Telanjang untuk Polisi Pria, Polwan Rusia Dipecat
A A A
MOSKOW - Seorang perwira polisi wanita (polwan) Rusia dipecat setelah menyewa penari telanjang untuk menghibur rekan-rekan prianya pada momen Defender of the Fatherland Day. Polwan yang dipecat itu merupakan seorang komandan pasukan polisi di Kota Ulan-Ude.

Dia dianggap membuat malu pasukan dengan menyuguhkan penari striptis untuk para polisi pria berseragam yang bertugas di bawah komandonya.

Sebuah video dari petunjukkan tari asusila itu menunjukkan penari perempuan dengan mengenakan pakaian dalam menggeliat di depan banyak polisi pria. Beberapa perwira senior lainnya yang terlibat dalam kegiatan itu juga menghadapi tindakan disipliner yang parah.

Sumber polisi anonim membocorkan rekaman tersebut ke Instagram yang menunjukkan pesta diadakan pada Defender of the Fatherland Day di Rusia. Perayaan itu berasal dari masa Soviet yang kala itu dikenal sebagai Hari Tentara Merah.

Video itu di-posting dengan tulisan berbunyi; "Seorang wanita langsing cantik mengenakan pakaian dalam hitam dan stoking menari di depan polisi dengan seragam lengkap, dengan (iringan) single terkenal Inggris 'Stop' dari Sam Brown."

"Hanya ini yang perlu Anda ketahui tentang (pesta polisi) untuk Defender of the Fatherland Day," lanjut posting polisi pembocor video tersebut.

Banyak petugas dalam pesta itu, termasuk perwira perempuan dan staf kepolisian, tampak malu atau pura-pura tidak memerhatikan penari ketika beberapa orang makan kue.

"Perwira senior hanya ingin memberikan hiburan yang tidak berbahaya bagi para polisi," kata sumber di kepolisian setempat, dikutip Daily Mirror, Minggu (24/2/2019) malam.

Kepala penegak hukum mengonfirmasi pemecatan komandan polwan atas skandal tersebut. "Pemeriksaan internal dalam waktu sesingkat menemukan siapa yang mengundang penari striptis," bunyi pernyataan kepala penegak hukum kepolisian setempat.

"Penyelidik wanita paling senior nomor 2 dari Departemen Kepolisian Kantor Kementerian Dalam Negeri Rusia di Ulan-Ude dipecat dari kepolisian."

Empat pejabat senior lainnya ditegur karena pengambilan keputusan "tingkat rendah" dan melanggar standar kinerja polisi karena membiarkan hiburan erotis terus berlanjut.

"Tindakan disipliner ketat akan diambil terhadap semua pejabat polisi lokal berpangkat tinggi ini," lanjut pernyataan tersebut.

Liburan tahunan untuk Defender of the Fatherland Day diadakan pada 23 Februari. Ulan-Ude adalah ibu kota dari Republik Buryatia, wilayah Rusia di tepi Danau Baikal.
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
31 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
1 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved