Kewarganegaraannya Dicabut, Pengantin ISIS Memohon Belas Kasihan

Jum'at, 22 Februari 2019 - 10:16 WIB
Kewarganegaraannya Dicabut,...
Kewarganegaraannya Dicabut, Pengantin ISIS Memohon Belas Kasihan
A A A
DAMASKUS - Remaja putri asal London yang bergabung dengan ISIS meminta pihak berwenang Inggris untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka yang mencabut kewarganegaraannya. Ia pun memohon belas kasihan dari negara asalnya.

"Saya ingin mereka mengevaluasi kembali kasus saya dengan sedikit lebih banyak belas kasih di hati mereka," ujar Shamima Begum kepada Sky News dari sebuah kamp pengungsi di Suriah timur seperti dikutip dari AFP, Jumat (22/2/2019).

Baca juga: Inggris Cabut Kewarganegaraan Pengantin ISIS Shamima Begum

Begum berusia 15 tahun ketika dia melarikan diri untuk bergabung dengan ISIS di Suriah bersama dua teman sekolahnya dari Bethnal Green di London timur pada tahun 2015 lalu.

Sekarang ia menjadi seorang ibu berusia 19 tahun dan menjadi pengungsi setelah ISIS runtuh.

Terpisah dari suaminya yang seorang anggota ISIS dari Belanda, dan setelah melahirkan seorang putra di kamp akhir pekan lalu, ia sekarang ingin pulang.

Pengacara keluarganya, Tasnime Akunjee, memandang keputusan Inggris mencabut kewarganegaraannya berisiko membuat Begum tanpa kewarganegaraan.

Surat kabar The Guardian melaporkan bahwa Akunjee berencana melakukan perjalanan ke kamp untuk meminta izin Begum membawa putranya yang baru lahir kembali ke Inggris sementara kasus itu berjalan.

"Saya akan berharap saya dapat menguraikan opsi untuknya, menjelaskan banyak hal kepadanya. Kami tentu saja menginginkan persetujuan dan izin darinya," ujarnya.

Tetapi Begum mengatakan kepada Sky News bahwa dia tidak akan mengizinkan putranya - anak ketiganya, setelah dua lainnya meninggal dalam beberapa bulan terakhir saat tinggal di bawah ISIS - untuk meninggalkan Suriah tanpanya.

Ditanya apakah dia bisa berubah atau direhabilitasi, dia menjawab: "Saya bersedia berubah."

Keluarga Begum sendiri berasal dari Bangladesh. Namun Bangladesh mengatakan bahwa ia tidak memiliki kewarganegaraan di sana.
(ian)
Berita Terkait
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Profil Shamima Begum,...
Profil Shamima Begum, Wanita Inggris yang Gabung ISIS di Suriah
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Typhoon Inggris Tembak Jatuh Drone di Langit Suriah
Berita Terkini
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
19 menit yang lalu
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
36 menit yang lalu
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
53 menit yang lalu
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
1 jam yang lalu
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
1 jam yang lalu
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
1 jam yang lalu
Infografis
Terkepung Pasukan Khusus...
Terkepung Pasukan Khusus AS, Bos ISIS Ledakkan Diri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved