Picu Keracunan Massal, Gerai KFC di Mongolia Terancam Ditutup

Rabu, 20 Februari 2019 - 10:54 WIB
Picu Keracunan Massal,...
Picu Keracunan Massal, Gerai KFC di Mongolia Terancam Ditutup
A A A
ULAN BATOR - Gerai raksasa makanan cepat saji asal Amerika Serikat (AS), Kentucky Fried Chicken (KFC), di Mongolia terancam ditutup sementara. Hal itu dilakukan untuk memudahkan penyelidikan setelah 247 orang melaporkan gejala keracunan, seperti diare dan muntah-muntah setelah mengunjungi salah satu restorannya.

Menurut Badan Inspeksi Profesional Metropolitan insiden itu terjadi di salah satu gerai makanan cepat saji itu di Ulan Bator pekan lalu karena pasokan air yang terkontaminasi.

"Kami akan melakukan inspeksi untuk cabang-cabang KFC lainnya mulai 18-21 Februari dan menangguhkan operasi mereka ketika kami melakukan inspeksi," kata pejabat itu, seperti dikutip Russia Today dari Reuters, Rabu (20/2/2019).

Badan tersebut sebelumnya memperingatkan bahwa pihaknya telah menyerukan penutupan semua restoran lokal KFC. Dimiliki oleh Kentucky-based Yum! Brands, KFC memiliki 11 gerai di Mongolia, semuanya berlokasi di Ibu Kota negara itu, menurut situs web perusahaan.

Semua gerai, terlepas di mana insiden itu terjadi, saat ini terbuka untuk bisnis, menurut general manager KFC Mongolia, Ganbat Danzanbaatar.

Restoran perusahaan di Mongolia dioperasikan oleh konglomerat lokal Tavan Bogd Group melalui kerja sama waralaba. Perusahaan meminta maaf atas kejadian tersebut, mengatakan hal itu terjadi karena lemahnya kualitas pemeriksaan internal dan penerapan standar serta peraturan harian yang buruk.

KFC Global mengatakan bahwa cabang lokalnya di Mongolia bekerja sama erat dengan penyelidikan pemerintah dan menyerahkan semua rekomendasi dalam menangani insiden tersebut.

"Kami sangat menyesalkan dampak negatif yang diderita banyak orang, terutama bagi tamu-tamu kami di restoran Zaisan, dan kami berupaya mendukung anggota tim dan pelanggan kami selama masa sulit ini," kata juru bicara KFC Global.
(ian)
Berita Terkait
Bocah Mongolia Meninggal...
Bocah Mongolia Meninggal Akibat Wabah Bubonic
38 Ton Emas Ditemukan...
38 Ton Emas Ditemukan di Mongolia
Mongolia Jelaskan Alasan...
Mongolia Jelaskan Alasan Tidak Menangkap Putin
Misteri Makam Jenghis...
Misteri Makam Jenghis Khan, Benarkah Dia Naik ke Surga?
WHO Nyatakan Wabah Bubonic...
WHO Nyatakan Wabah Bubonic di China Tidak Berisiko Tinggi
Aktivis: Hapus Bahasa...
Aktivis: Hapus Bahasa Daerah dari Kurikulum, China Coba Lenyapkan Budaya Mongolia
Berita Terkini
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
26 menit yang lalu
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
43 menit yang lalu
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
59 menit yang lalu
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
1 jam yang lalu
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
1 jam yang lalu
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved