Nekat Kabur untuk Gabung ISIS, Gadis Inggris Ini Ingin Pulang

Kamis, 14 Februari 2019 - 14:00 WIB
Nekat Kabur untuk Gabung...
Nekat Kabur untuk Gabung ISIS, Gadis Inggris Ini Ingin Pulang
A A A
DAMASKUS - Seorang remaja putri asal Inggris yang nekat kabur dari rumah untuk bergabung dengan ISIS menyesali keputusannya setelah nasib membawanya berakhir di kamp pengungsi Suriah . Gadis muda itu telah melahirkan dua anak ketika hidup di bawah kekhalifahan ISIS dan sekarang tengah mengandung anak ketiga.

Shamima Begum adalah satu dari tiga remaja putri asal Inggris yang nekat melarikan diri dari rumah untuk bergabung dengan ISIS pada usia 15 tahun, empat tahun lalu.

"Saya bukan anak sekolah yang berusia 15 tahun dan konyol yang melarikan diri dari Bethnal Green empat tahun lalu," katanya.

Shahima pun menuturkan jika ia telah kehilangan dua buah hatinya karena sakit saat hidup bersama kelompok ekstrimis itu. Ketakutan kehilangan anak ketiga pun kini menghigapinya.

Ia pun mengungkapkan bahwa kematian anak-anaknya adalah alasan dia melarikan diri dari kelompok teror yang hampir hancur itu.

"Pada akhirnya, saya tidak tahan lagi," katanya kepada The Times yang dinukil Sputnik, Kamis (14/2/2019).

"Saya tidak bisa menerimanya. Saya juga takut kalau anak yang akan saya lahirkan akan mati seperti anak-anak saya yang lain jika saya tetap tinggal. Jadi saya melarikan diri dari kekhalifahan. Sekarang yang ingin saya lakukan hanyalah pulang ke rumah di Inggris," tuturnya.

Begum menikahi Yago Riedijk, seorang mualaf Belanda tidak lama setelah datang ke kota Raqqa. Dia lantas dituduh memata-matai ISIS dan disiksa, tetapi berhasil menyelamatkan diri dari eksekusi dan bertahan hidup.

Begum mengatakan dia terakhir kali melihat suaminya dua minggu lalu, ketika pasangan itu melarikan diri dari Baghuz, Suriah, salah satu benteng terakhir kelompok teror itu.

"Riedijk menyerah kepada sekelompok pejuang Suriah," ujarnya.

Gadis berusia 19 tahun itu mengatakan ia tahu apa yang dipikirkan semua orang di rumah tentang dirinya karena ia telah membaca semua yang ditulis tentang dirinya secara online. Meski begitu, dia bilang dia hanya ingin pulang untuk mempunyai anak.

"Itu saja yang saya inginkan saat ini. Saya akan melakukan apa saja yang diperlukan hanya untuk bisa pulang dan tinggal dengan anak saya," ucapnya.

Departemen Dalam Negeri Inggris mengatakan tidak mengomentari kasus individu, menambahkan bahwa siapa pun yang kembali dari wilayah Inggris harus menghadapi penyelidikan pidana.

"Setiap orang yang kembali dari mengambil bagian dalam konflik di Suriah atau Irak harus diselidiki oleh polisi untuk mengetahui apakah mereka telah melakukan pelanggaran pidana, dan untuk memastikan bahwa mereka tidak menimbulkan ancaman bagi keamanan nasional kita," tutur Menteri Keamanan Ben Wallace.

Begum adalah salah satu dari sekelompok gadis yang melarikan diri dari Inggris pada tahun 2014. Seorang gadis, Kadiza Sultana, diyakini telah tewas dalam serangan udara. Namun Begum mengatakan seorang gadis ketiga, Amira Abase, bersama dengan yang keempat, yang bergabung dengan ISIS setahun sebelumnya, dikabarkan masih hidup, The Times melaporkan.
(ian)
Berita Terkait
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Profil Shamima Begum,...
Profil Shamima Begum, Wanita Inggris yang Gabung ISIS di Suriah
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Typhoon Inggris Tembak Jatuh Drone di Langit Suriah
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
56 menit yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
2 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
2 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
3 jam yang lalu
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
3 jam yang lalu
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved