Bocah Selamat Setelah Terkubur Dua Hari di Gedung Runtuh Istanbul

Sabtu, 09 Februari 2019 - 08:56 WIB
Bocah Selamat Setelah...
Bocah Selamat Setelah Terkubur Dua Hari di Gedung Runtuh Istanbul
A A A
ISTANBUL - Tim penyelamat di kota Turki , Istanbul, berhasil menarik keluar seorang bocah remaja hidup-hidup dari sebuah bangunan tempat tinggal yang runtuh setelah terkubur hampir dua hari. Sebuah blok apartemen delapan lantai runtuh di distrik kota Kartal, Istanbul, pada Rabu sore.

Baca juga: Gedung Apartemen di Istanbul Runtuh, Dua Tewas

Para pejabat mengatakan jumlah korban tewas resmi telah meningkat menjadi 14. Hampir selusin orang masih diperkirakan hilang. Tim penyelamat telah mencari sepanjang malam untuk menemukan korban yang masih hidup di dalam reruntuhan kompleks.

Bocah 16 tahun itu ditemukan hidup pada hari Jumat setelah penyelamat mendengarnya memanggil meminta bantuan dari dalam reruntuhan.

Penyelamatan terjadi satu hari setelah seorang gadis berusia lima tahun juga berhasil diselamatkan dari reruntuhan.

"Sejauh ini 14 rekan warga kami telah hilang dan 14 orang lainnya telah dikeluarkan dari puing-puing hidup-hidup," ujar Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengatakan pada konferensi pers seperti dikutip dari BBC, Sabtu (9/2/2019).

Beberapa bangunan di sekitar lokasi runtuhan telah dievakuasi pada hari Kamis karena alasan keamanan, karena penyelidikan terkait runtuhnya gedung apartemen itu terus berlanjut.

Gubernur kota itu mengatakan bahwa tiga lantai teratas gedung itu dibangun secara ilegal. Sebuah bengkel tekstil juga telah beroperasi di dalam gedung tanpa lisensi.

Insiden ini telah memicu kritik di Turki tentang peraturan bangunan yang dijalankan dengan buruk. Surat kabar oposisi telah mengecam undang-undang baru-baru ini yang diberlakukan oleh pemerintah Turki yang memberikan status resmi untuk konstruksi ilegal.

Undang-undang itu memungkinkan warga negara untuk melegalkan properti tanpa izin berdasarkan peraturan "Perdamaian Zonasi".

Salah satu tajuk utama, di surat kabar oposisi, Cumhuriyet, mengatakan: "Mereka diampuni, warga negara meninggal".
(ian)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
45 menit yang lalu
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
54 menit yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
1 jam yang lalu
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
3 jam yang lalu
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
4 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved