Trump: AS akan Bangun 'Tembok Manusia' di Perbatasan Jika Diperlukan

Rabu, 06 Februari 2019 - 19:53 WIB
Trump: AS akan Bangun...
Trump: AS akan Bangun 'Tembok Manusia' di Perbatasan Jika Diperlukan
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump meningkatkan retorikanya tentang tembok di sepanjang perbatasan selatan AS dengan Meksiko. Dia mengatakan, pemerintahannya akan membangun "tembok manusia" di sepanjang perbatasan AS-Meksiko, jika tidak dapat membangun tembok beton.

Melalui akun Twitternya, Trump memperingatkan bahwa ia akan menggunakan militer dan ribuan tentara lagi untuk membentuk "tembok manusia" di perbatasan jika Partai Demokrat menolak memberikan uang untuk membangun tembok.

"Sejumlah besar orang datang melalui Meksiko dengan harapan membanjiri Perbatasan Selatan kami. Kami telah mengirim militer tambahan. Kami akan membangun Tembok Manusia jika perlu. Jika kami memiliki dinding asli, ini tidak akan terjadi," kicau Trump, seperti dilansir PressTV pada Rabu (6/2).

Tweet Trump muncul beberapa hari setelah Pentagon mengumumkan pengerahan sekitar 3.750 pasukan aktif di perbatasan AS dengan Meksiko, sehingga jumlah totalnya menjadi sekitar 4.350.

Pasukan akan tetap berada di perbatasan setidaknya selama 90 hari, sementara mereka membantu Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan, melakukan pengawasan dan memasang pagar kawat berduri.

Masalah keamanan di perbatasan telah menjadi pusat wacana Trump sejak masa kampanye. Dia secara vokal menyerukan penciptaan tembok di perbatasan, dengan mengatakan para migran yang melarikan diri dari kemiskinan dan kekerasan di Meksiko akan mengarah pada peningkatan kejahatan di AS jika diizinkan masuk.Penolakan Kongres untuk memberi Trump USD 5,7 miliar yang dia butuhkan untuk membangun tembok itu mengakibatkan penutupan pemerintah terpanjang di AS. Pada 25 Januari, Trump menandatangani undang-undang untuk sementara waktu mengakhiri penutupan sebagian pemerintah selama 35 hari, menjatuhkan desakan sebelumnya pada pendanaan segera untuk pembangunan tembok.Demokrat telah menyebut tembok itu tidak perlu dan menuduh Trump berusaha menciptakan ilusi krisis keamanan di perbatasan.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
1 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
1 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
2 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
3 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
4 jam yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved