Penutupan Pemerintahan Amerika Serikat Berlanjut Hari Ke-33

Kamis, 24 Januari 2019 - 08:35 WIB
Penutupan Pemerintahan...
Penutupan Pemerintahan Amerika Serikat Berlanjut Hari Ke-33
A A A
WASHINGTON - Tidak ada titik terang untuk nasib 800.000 pegawai federal Amerika Serikat (AS) yang belum menerima gaji karena penutupan sebagian pemerintahan masih berlanjut.

Senat AS dijadwalkan menggelar voting untuk beberapa proposal demi mengakhiri penutupan pemerintahan federal itu. Ketua Mayoritas Senat Partai Republik Mitch McConnell menyatakan berencana menggelar voting pada Kamis (24/1) untuk proposal dari Partai Demokrat yang akan mendanai pemerintahan selama tiga pekan, tapi tidak termasuk dana USD5,7 miliar untuk dinding perbatasan AS-Meksiko yang diminta Presiden AS Donald Trump.

Prospek voting itu pun suram. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS telah mengesahkan beberapa rancangan undang- undang (RUU) serupa, tapi Trump menolak legislasi yang tidak memasukkan dana dinding perbatasan.

McConnell sebelumnya menyatakan tidak akan mempertimbangkan RUU yang akan ditolak Trump. McConnell juga berencana menggelar voting untuk legislasi yang memasukkan dana dinding perbatasan dan bantuan untuk ”Dreamers”, yakni anak-anak yang secara ilegal masuk ke AS sebagai kompromi diajukan Trump pada Sabtu (19/1).

Banyak tokoh Demokrat menolak kesepakatan itu dan menyatakan mereka tidak akan berunding tentang keamanan perbatasan sebelum pembukaan kembali pemerintahan. Demokrat juga menegaskan, mereka tidak akan menukar pemulihan sementara proteksi imigran dari deportasi dengan imbalan dinding perbatasan permanen yang mereka anggap tidak efektif.

Pada 2017, Trump berupaya mengakhiri proteksi pada Dreamers yang memicu pertarungan di pengadilan. Trump tampaknya kalah dalam isu itu setelah Mahkamah Agung (MA) pada Selasa (22/1) menolak mempertimbangkan gugatan pemerintah pada keputusan pengadilan yang mengizinkan berlanjutnya perlindungan pada Dreamers.

Ratusan ribu pegawai federal yang cuti atau bekerja tanpa gaji itu kini mendorong berakhirnya penutupan pemerintahan yang memasuki hari ke-33 pada Rabu (23/1). Ini menjadi penutupan pemerintahan AS terlama dalam sejarah negara itu.
(don)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
45 menit yang lalu
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
1 jam yang lalu
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
2 jam yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
2 jam yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
3 jam yang lalu
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved