Sebut Maduro Diktator, Pence Serukan Perubahan Rezim di Venezuela

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:56 WIB
Sebut Maduro Diktator,...
Sebut Maduro Diktator, Pence Serukan Perubahan Rezim di Venezuela
A A A
WASHINGTON - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Mike Pence, memberikan pesan dukungan kepada rakyat Venezuela. Ia mendorong rakyat Venezuela untuk memprotes Presiden Nicolas Maduro dan menggarisbawahi dukungan AS untuk pemimpin oposisi Juan Guaido.

Dalam sebuah pesan video yang direkam dalam bahasi Inggris dengan beberapa kata dan frasa Spanyol, Pence menyebut Maduro sebagai diktator yang tidak memiliki hak sah atas kekuasaan.

"Atas nama Presiden Donald Trump dan semua orang Amerika, izinkan saya menyatakan dukungan yang tak tergoyahkan dari Amerika Serikat ketika Anda, rakyat Venezuela, angkat suara Anda dalam seruan untuk kebebasan," kata Pence setelah membukanya dengan salam “hola , Yang berarti "halo" dalam bahasa Spanyol.

“Nicolas Maduro adalah seorang diktator tanpa klaim sah atas kekuasaan. Dia tidak pernah memenangkan kursi kepresidenan dalam pemilihan yang bebas dan adil, dan telah mempertahankan cengkeraman kekuasaannya dengan memenjarakan siapa pun yang berani menentangnya,” imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/1/2019).

Pence kembali menyatakan dukungan AS untuk Guaido, di mana ia sempat berbicara melalui telepon awal bulan ini, dan Majelis Nasional yang dipimpinnya. Ia menyebutnya sebagai sisa demokrasi terakhir. Pence mengatakan Washington mendukung keputusan Guaido untuk menegaskan kekuatan lembaga itu, yang dikatakan Maduro sebagai "perampas kekuasaan" dan mendorong pemerintahan transisi untuk didirikan.

Oposisi Venezuela berencana akan mengadakan aksi demonstrasi nasional pada hari Rabu waktu setempat sebagai bagian dari acara tahunan yang menandai jatuhnya pemerintahan militer pada tahun 1958. Para pengkritik pemerintah semakin membandingkan Maduro dengan diktator Marcos Perez, yang dilengserkan dari kekuasaan tahun pada itu.

"Ketika Anda membuat suara Anda terdengar besok, atas nama rakyat Amerika, kami mengatakan kepada semua orang baik di Venezuela: estamos con ustedes," kata Pence, menindaklanjuti dengan terjemahan dalam bahasa Inggris: "Kami bersama Anda, kami berdiri bersamamu, dan kami akan tinggal bersamamu sampai demokrasi dipulihkan dan kau merebut kembali hak asasi kemerdekaanmu."

Maduro dilantik sebagai Presieden Venezuela untuk masa jabatan kedua pada 10 Januari lalu di tengah kritik di seluruh dunia bahwa kepemimpinannya tidak sah setelah pemilu 2018 yang secara luas dipandang sebagai penipuan.
(ian)
Berita Terkait
Operasi AS: Demi Berantas...
Operasi AS: Demi Berantas Narkoba atau Incar Minyak Venezuela?
Venezuela Marah Jet...
Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya
Kemenangan Mamdani,...
Kemenangan Mamdani, Sinyal Perlawanan ke Pemerintah Federal AS?
Ribuan Migran Venezuela...
Ribuan Migran Venezuela Nekat Menyeberang Ke AS
Maduro Klaim AS Dorong...
Maduro Klaim AS 'Dorong' Istrinya untuk Ceraikan Dia
Venezuela Ancam Berikan...
Venezuela Ancam Berikan 'Respon yang Layak' kepada Angkatan Laut AS
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
1 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
1 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
2 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
4 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
4 jam yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
6 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved