20 Situs Nuklir Rahasia Ditemukan di Korut

Selasa, 22 Januari 2019 - 07:41 WIB
20 Situs Nuklir Rahasia...
20 Situs Nuklir Rahasia Ditemukan di Korut
A A A
WASHINGTON - Jelang pertemuan Amerika Serikat (AS)-Korea Utara (Korut) jilid II, sejumlah peneliti mengungkap sebuah temuan terbaru terkait program nuklir Pyongyang. Dalam sebuah laporan terbaru, para peneliti berhasil menemukan 20 situs rudal rahasia di Korut, termasuk sebuah pangkalan rahasia yang menampung Pasukan Roket Strategis.

Sebuah laporan oleh Beyond Parallel, sebuah proyek yang disponsori oleh Pusat untuk Studi Strategis dan Internasional, sebuah think tank pertahanan, mengidentifikasi keberadaan Pangkalan Operasi Rudal Sino-ri sekitar 130 mil di utara DMZ, NBC News melaporkan.

Menurut para peneliti Beyond Parallel, pangkalan itu telah memainkan peran penting dalam mengembangkan rudal balistik yang dapat mencapai Korea Selatan (Korsel), Jepang dan Guam. Mereka memperkirakan Korut memiliki 19 lokasi lain di mana rudal balistik, mekanisme pengiriman utama untuk hulu ledak nuklir, sedang dilakukan pengembangan.

Laporan, yang dirilis Senin kemarin, datang tujuh bulan setelah Presiden Trump menyatakan bahwa ancaman nuklir dari Pyongyang telah dieliminasi, dan tiga hari setelah pengumuman bahwa ia "berharap" untuk pertemuan kedua dengan Ketua Kim Jong-un bulan depan.

"Orang-orang Korea Utara tidak akan menegosiasikan hal-hal yang tidak mereka ungkapkan," kata Victor Cha, salah satu penulis laporan.

"Sepertinya mereka sedang bermain game. Mereka masih akan memiliki semua kemampuan operasional ini, bahkan jika mereka menghancurkan fasilitas nuklir mereka yang diungkapkan," sambungnya seperti dikutip dari New York Post, Selasa (22/1/2019).

Menurut para peneliti, gambar satelit dari pangkalan - yang mencakup sekitar 7 mil persegi - dari 27 Desember menunjukkan pintu masuk ke bunker bawah tanah, tempat berlindung yang diperkuat dan area markas.

Dua fasilitas terdekat - Akademi Sobaek-su, sekolah rudal balistik, dan area pelatihan Myodu-san - mendukung Sino-ri.

"Akademi tersebut melatih para perwira Pasukan Roket Strategis dan juga dapat melakukan penelitian tentang desain dan operasi rudal balistik," menurut laporan itu.

Area pelatihan Myodu-san, yang terletak kurang dari satu mil dari akademi, dapat berfungsi sebagai fasilitas pelatihan untuk pangkalan rudal Sino-ri dan sekolah.

Pemerintahan Trump sempat menarik Cha, mantan pejabat Dewan Keamanan Nasional, sebagai duta besar untuk Korsel, tetapi pencalonannya ditarik karena ketidaksepakatan kebijakan.

Pada hari Minggu, Trump mentweet tentang pertemuan puncak keduanya dengan Kim Jong-un. Ia mengatakan berharap untuk bertemu dengan Ketua Kim pada akhir Februari.

“Media tidak memberi kita pujian atas kemajuan luar biasa yang telah kita buat dengan Korea Utara. Pikirkan di mana kita berada di akhir Pemerintahan Obama dibandingkan dengan sekarang," imbuhnya.
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Adik Kim Jong-un: AS...
Adik Kim Jong-un: AS Harus Akui Korea Utara sebagai Negara Nuklir
Trump Bantah Laporan...
Trump Bantah Laporan yang Menyebut Kim Jong Un Sakit Parah
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Pompeo Tampik Kemungkinan...
Pompeo Tampik Kemungkinan Pertemuan Trump-Kim Jong-un
Trump Buka Kemungkinan...
Trump Buka Kemungkinan Kembali Bertemu dengan Kim Jong-un
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
1 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
2 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
4 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
8 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
9 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
10 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved