Kemlu Pede Indonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM

Rabu, 16 Januari 2019 - 23:09 WIB
Kemlu Pede Indonesia...
Kemlu Pede Indonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Indonesia, Febrian Alphyanto Ruddyard mengakui bahwa Indonesia masih memiliki kelemahan dalam bidang perlindungan HAM. Kelemahan ini, ungkap Febri, bisa menjadi bumerang dalam pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan HAM.

Namun, saat berbicara dengan awak media, Febri menuturkan Indonesia tetap yakin bisa terpilih sebagai anggota Dewan HAM karena Indonesia memiliki komitmen kuat dalam masalah penanggulangan HAM di dalam negeri.

"Ini kita bukan pertama kali menjadi anggota Dewan HAM dan saya rasa dengan kita masuk Dewan HAM tentu sebetulnya menunjukan komitmen kita juga bahwa transparan sekarang. Kita paham masih ada beberapa kelemahan, tapi yang penting jangan dibuat lemah, tapi komitmen kita ke depan dan saya rasa dengan kita masuk sebagai anggota Dewan HAM itu kita menjadi lebih percaya diri sebetulnya untuk menunjukan kepada dunia komitmen kita menjunjung HAM," ucap Febri.

"Tidak ada negara yang sempurna, bahkan negara-negara besar yang disebut sebagai pembela HAM, mereka tetap ada juga (masalah HAM). Oleh karena itu, kita tidak perlu berkecil hati saya rasa dan saya rasa tekanan-tekanan itu tidak perlu dianggap tekanan, karena memang kita harus menyelesaikan," sambungnya, Jakarta, Rabu (16/1/2018).

Ia kemudian menuturkan, terlepas ditekan atau tidak, Indonesia harus tetap selesaikan masalah HAM karena itu komitmen pemerintah. Saat ini, lanjut Febri, pemerintah harus bisa lebih memberdayakan mekanisme di dalam negeri untuk lebih cepat membereskan isu itu.

"Karena, kadang-kadang terkait masalah isu legislasi juga dan beberapa isu lainnya. Tapi, saya yakin dengan kita menjadi anggota Dewan HAM, menurut saya bisa satu, berkontribusi lebih pada isu proteksi HAM. Ke dalam negeri, ini bisa menjadikan juga buat kita, mempertinggi komitmen kita dalam menyelesaikan isu-isu proteksi HAM kepada kelompok-kelompok yang memang membutuhkan proteksi," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
50 menit yang lalu
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
2 jam yang lalu
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 jam yang lalu
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
4 jam yang lalu
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
5 jam yang lalu
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
8 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved