Gedung Putih: Demokrat Tolak Tawaran Dialog Trump

Rabu, 16 Januari 2019 - 03:36 WIB
Gedung Putih: Demokrat...
Gedung Putih: Demokrat Tolak Tawaran Dialog Trump
A A A
WASHINGTON - Gedung Putih mengklaim Partai Demokrat menolak tawaran Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, untuk menghadiri makan siang di Gedung Putih dan melanjutkan diskusi mengenai kesepakatan untuk mengakhiri penutupan sebagian pemerintah. Hingga saat ini, penutupan pemerintah telah memasuki hari ke-25.

"Hari ini, presiden menawarkan kesempatan bagi Demokrat dan Republik untuk bertemu untuk makan siang di Gedung Putih. Sayangnya, tidak ada Demokrat yang akan hadir,” sekretaris pers Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Presiden berharap untuk makan siang yang berfungsi dengan anggota DPR Republik untuk menyelesaikan krisis perbatasan dan membuka kembali pemerintah. Sudah waktunya bagi Demokrat untuk datang ke meja dan membuat kesepakatan," imbuhnya seperti dikutip dari Washington Examiner, Kamis (16/1/2019).

Sembilan anggota parlemen dari Partai Republik diharapkan untuk menghadiri makan siang dengan Trump untuk membahas situasi yang sedang berlangsung di perbatasan, yang ia sebut krisis kemanusiaan dan keamanan.

Presiden dan Demokrat telah menemui jalan buntu atas pendanaan untuk tembok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko. Trump menginginkan Kongres menyediakan dana USD5,7 miliar. Tetapi Demokrat menentang permintaan itu dan percaya bahwa negosiasi lebih lanjut tentang pendanaan tembok perbatasan harus dilakukan hanya ketika pemerintah telah dibuka kembali.

Sanders mengatakan Trump menawarkan kesepakatan yang mencakup teknologi tambahan di pintu masuk, memungkinkan anak di bawah umur dari Amerika Tengah untuk mencari suaka di negara asal mereka, dan hambatan fisik antara pintu masuk yang terbuat dari baja dan bukan beton.

"Karena Senator Schumer dan Ketua Pelosi menolak untuk berunding, Presiden Donald J. Trump dan timnya bekerja keras untuk menemukan solusi untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan dan keamanan nasional di perbatasan dan membuka kembali pemerintah," katanya merujuk pada senator dari Partai Demokrat Chuck Schumer dan Ketua DPR Nancy Pelosi.

Trump bertemu dengan Ketua DPR Nancy Pelosi dan Pemimpin minoritas Senat Chuck Schumer, Minggu lalu untuk pembicaraan lebih lanjut mengenai kesepakatan untuk mengakhiri penutupan sebagian pemerintah, yang mempengaruhi sekitar 800.000 pekerja federal.

Tapi Trump menyebut pertemuan itu "buang-buang waktu" dan meninggalkan ruangan setelah Demokrat menegaskan kembali oposisi mereka untuk pendanaan untuk tembok itu.

Baca: Ucapkan Bye-bye, Trump Walk Out dari Pertemuan dengan Demokrat
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
1 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
2 jam yang lalu
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
4 jam yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
4 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved