Israel Akhirnya Akui Memasok Senjata ke Pemberontak Suriah

Selasa, 15 Januari 2019 - 10:24 WIB
Israel Akhirnya Akui...
Israel Akhirnya Akui Memasok Senjata ke Pemberontak Suriah
A A A
TEL AVIV - Israel akhirnya mengkui bahwa militernya memang memasok senjata kepada pemberontak Suriah yang ingin menggulingkan rezim Presiden Bashar al-Assad. Pengakuan langka ini muncul setelah bertahun-tahun rezim Zionis bungkam dan memicu spekulasi tentang hubungannya dengan oposisi anti-Assad.

Pengakuan itu muncul dari Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Gadi Eisenkot yang pensiun minggu ini. Dia mengatakan pasokan senjata itu untuk pertahanan diri kubu oposisi.

Eisenkot, yang menjabat Kepala Staf IDF selama tiga tahun terakhir, mengungkap rahasia itu kepada Sunday Times dalam sebuah wawancara perpisahan, yang dilansir Selasa (15/1/2019). Menurutnya, Israel memang telah terlibat langsung dalam konflik Suriah dengan berdiri di sisi pemberontak.

Jenderal rezim Zionis itu mengatakan bahwa Israel memasok senjata ringan kepada para pemberontak di perbatasan dengan tujuan membela diri.

Sebelum konfirmasi ini muncul, sejumlah media pernah melaporkan adanya pasokan senjata militer Tel Aviv ke tangan pemberontak anti-Assad. Majalah Foreign Policy, contohnya, melaporkan pada bulan September bahwa Israel memasok senjata dan memberikan uang kepada setidaknya 12 kelompok pemberontak yang bersembunyi di Suriah selatan.

Laporan itu menyebut pejabat Israel juga memberikan tunjangan bulanan USD75 per orang untuk para pejuang pemberontak, di samping dana yang diterima para pemimpin mereka untuk mendapatkan senjata di pasar gelap.

Sebagai imbalannya, pemberontak diharapkan untuk menghalangi pasukan Iran dan proksinya, Hizbullah, dari wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Skema ini dilaporkan berlaku di seluruh area yang jadi lokasi Operation Good Neighbor, sebuah operasi militer Israel yang secara resmi dimulai pada Juni 2016 dan baru selesai bulan November lalu. Dalam upaya ini, Israel secara terbuka membantu para pemberontak, tetapi mengklaim bahwa bantuan itu sepenuhnya bersifat kemanusiaan.

Israel selama ini memang merawat para pemberontak Suriah yang terluka dan keluarga mereka di rumah sakitnya. Rezim Zionis juga menyediakan sekitar 1.524 ton makanan, 250 ton pakaian, 947.520 liter bahan bakar, serta sejumlah besar pasokan medis.

Eisenkot juga mengakui bahwa menteri pertahanan Israel pernah bertemu dengan pemberontak Suriah. Sebelum Eisenkot membuka rahasia, pemerintah Zionis menyangkal keterlibatannya dalam konflik Suriah.

Jerusalem Post pada bulan September pernah menerbitkan laporan tentang IDF yang mengonfirmasikan bahwa mereka telah memberikan senjata ringan kepada pemberontak Suriah. Anehnya, laporan itu segera ditarik dari situs webnya. Media itu mengaku kepada Russia Today bahwa mereka dipaksa untuk menghapus artikelnya itu oleh sensor militer dengan alasan keamanan.

Pada bulan November, Mayor Jenderal Gershon Hacohen, mantan komandan senior IDF, mengungkapkan bahwa mantan Menteri Pertahanan Moshe Ya'alon secara pribadi telah bertemu dengan sekelompok pemberontak Suriah, tanpa menyebutkan jangka waktunya. Ya'alon adalah menteri pertahanan Israel dari 2013 hingga Mei 2016.

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan New York Times, Eisenkot mengakui bahwa Israel telah melancarkan kampanye pemboman berskala besar yang bertujuan menurunkan pengaruh militer Iran di wilayah tersebut. Pada tahun 2018 saja, IDF menjatuhkan 2.000 bom pada target di Suriah yang diklaim terkait Iran.
(mas)
Berita Terkait
Israel Tembaki Posisi...
Israel Tembaki Posisi Kelompok Pro-Iran di Dekat Dataran Tinggi Golan
Hizbullah: Israel Serang...
Hizbullah: Israel Serang Situs Rudal Suriah karena Takut Jadi Ancaman Baru
Israel Tuding Iran Gunakan...
Israel Tuding Iran Gunakan Fasilitas di Suriah untuk Produksi Senjata
3 Negara Pemasok Senjata...
3 Negara Pemasok Senjata Hizbullah, Kelompok Lebanon yang di Ambang Perang dengan Israel
Takut Diserang Hizbullah,...
Takut Diserang Hizbullah, Israel Bombardir Situs Rudal Suriah
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
2 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
3 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
4 jam yang lalu
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
5 jam yang lalu
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
6 jam yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
7 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved