Polisi Israel Kepung Kompleks Masjid Al-Aqsa, Bentrok Pecah

Selasa, 15 Januari 2019 - 08:08 WIB
Polisi Israel Kepung...
Polisi Israel Kepung Kompleks Masjid Al-Aqsa, Bentrok Pecah
A A A
YERUSALEM - Para polisi Israel mengepung kompleks Masjid Al-Aqsa yang di dalamnya mencakup Dome of the Rock di Yerusalem Timur selama berjam-jam. Polisi yang mengenakan kippah (penutup kepala khas Yahudi) memaksa masuk masjid dan memicu bentrok dengan jemaah Muslim.

Pengepungan itu terjadi Senin siang dan memicu penjaga menutup kompleks masjid. Laporan terbaru pada Selasa (15/1/2019) menyebutkan, para polisi rezim Zionis itu sudah menarik diri dari kompleks Masjid Al-Aqsa. Namun, lima warga Palestina termasuk tiga penjaga masjid ditahan ketika mereka meninggalkan area tersebut.

Juru bicara Otoritas Wakaf Keagamaan Yerusalem, Firas al-Dibs, mengatakan insiden dimulai ketika para penjaga asal Palestina menutup masjid setelah seorang polisi Israel mencoba memasuki masjid tersebut tanpa izin.

"Para penjaga meminta polisi untuk melepas kippah sebelum memasuki masjid, tetapi dia menolak dan berusaha untuk memaksa masuk ke tempat itu, mendorong para penjaga untuk menutupnya," kata Dibs, yang dikutip Al Jazeera.

Dibs mengatakan polisi Israel melakukan pemeriksaan keamanan rutin setiap pagi. Namun, karena petugas itu menolak melepas kippahnya, para penjaga curiga bahwa dia akan melakukan ibadah Yahudi di dalam masjid.

Aturan yang ditetapkan Otoritas Wakaf menyatakan warga non-Muslim diizinkan untuk mengunjungi situs suci Al-Aqsa selama jam-jam tertentu, namun tidak diperbolehkan untuk melakukan ritual ibadah di situs tersebut.

Ketegangan itu memicu bentrok antara jamaah masjid dengan polisi Israel. Para polisi menangkapi para jamaah termasuk penjaga situs masjid ketika mereka keluar.

Kantor berita Wafa melaporkan ratusan warga Palestina berkumpul di sekitar Dome of the Rock untuk salat zuhur.

Menurut Dibs, selama bentrok, polisi Israel secara fisik menyerang direktur Masjid Al-Aqsa Sheikh Omar al-Kiswani. Dia telah dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan.

Polisi Israel tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.

Kompleks Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga bagi umat Islam setelah Makkah dan Madinah. Namun, kompleks itu juga dianggap situs suci umat Yahudi yang mereka sebut sebagai Temple Mount.

Palestina telah lama khawatir bahwa Israel berencana untuk mengambil alih situs suci itu sehingga dapat membangun Kuil Ketiga. Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh pemerintah Israel yang mengatakan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk mengubah status quo situs tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
40 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
1 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
5 jam yang lalu
Infografis
4 Fakta Masjid Ibrahimi...
4 Fakta Masjid Ibrahimi di Kota Hebron yang Ditutup Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved