Kemlu RI: Laporan Media Australia Tak Berdasar dan Menyesatkan

Minggu, 23 Desember 2018 - 13:36 WIB
Kemlu RI: Laporan Media...
Kemlu RI: Laporan Media Australia Tak Berdasar dan Menyesatkan
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia angkat bicara mengenai laporan media Australia, Saturday Paper, yang menuduh pasukan Indonesia menjatuhkan bom kimia mirip posfor putih di Nduga, Papua. Media Australia itu merilis laporannya kemarin.

"Indonesia sangat menyesalkan praktik pelaporan media yang tidak bertanggung jawab, seperti yang ditunjukkan oleh media cetak dan online yang berbasis di Australia, yang dikenal sebagai Saturday Paper, pada 22 Desember 2018, menuduh Indonesia menggunakan senjata kimia dalam operasinya di Nduga," kata Kemlu RI.

"Tuduhan yang disoroti oleh media tersebut benar-benar tidak berdasar, tidak faktual, dan menyesatkan. Indonesia tidak memiliki senjata kimia," sambungnya melalui akun resmi Twitter mereka, seperti dikutip Sindonews pada Minggu (23/12).

Sebagai anggota OPCW yang patuh, papar Kemlu, Indonesia tidak memiliki agen kimia apa pun sebagaimana tercantum dalam Lampiran 1 Konvensi Senjata Kimia, seperti agen syaraf atau moster sulfur.

Karenanya, Indonesia juga mengimpor, menggunakan, dan menyimpan agen kimia Daftar 2 dan 3 untuk tujuan yang sepenuhnya damai dalam mendukung industri nasional, yang dikonfirmasi oleh tidak kurang dari 19 inspeksi OPCW sejak 2004.

Senyawa kimia Daftar 2 memiliki penggunaan skala kecil yang sah. Pembuatannya harus dilaporkan dan terdapat pembatasan ekspor bagi negara bukan penanda tangan Konvensi Senjata Kimia. Contohnya tiodiglikol yang dapat digunakan dalam pembuatan agen moster, tetapi dapat digunakan pula sebagai pelarut pada tinta.

Sedangkan senyawa kimia Daftar 3 memiliki penggunaan skala besar terpisah dari senjata kimia. Industri yang membuat lebih dari 30 ton per tahun harus melaporkan dan dapat diinspeksi, serta terdapat pembatasan ekspor bagi negara bukan penanda tangan Konvensi Senjata Kimia. Contoh substansi ini adalah fosgen yang telah digunakan sebagai senjata kimia, tetapi juga sebagai prekursor dalam pembuatan banyak senyawa organik yang sah seperti agen farmaseutikal dan banyak dari pestisida).

"Keterlibatan komponen militer dalam operasi, terutama pesawat, semata-mata sebagai bantuan bagi aparat penegak hukum, dan bukan penyebaran militer semata dalam operasi keamanan internal. Laporan yang menyesatkan itu juga melupakan masalah sebenarnya, yaitu pembunuhan terhadap 19 warga sipil tak bersalah pada 2 Desember 2018 oleh kelompok separatis bersenjata di Nduga, Papua," ungkap Kemlu.

"Warga sipil ini adalah pekerja konstruksi yang ditugaskan untuk membangun ruas-ruas jalan raya Trans-Papua, sebagai bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan kesejahteraan orang Papua sebagai warga negara Indonesia. Indonesia akan mengambil tindakan yang diperlukan terhadap media tersebut," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
42 menit yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
1 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
8 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
9 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved