Pemerintah AS Dipastikan Tutup, Sejumlah Layanan Terhenti

Sabtu, 22 Desember 2018 - 10:25 WIB
Pemerintah AS Dipastikan...
Pemerintah AS Dipastikan Tutup, Sejumlah Layanan Terhenti
A A A
WASHINGTON - Gara-gara Kongres Amerika Serikat (AS) menunda kesepakatan pengeluaran anggaran, pemerintah yang dipimpin Presiden Donald Trump dipastikan mengalami shutdown atau penutupan, Sabtu (22/12/2018). Sejumlah layanan agen utama pemerintah dinyatakan terhenti.

Kongres pada hari Jumat menunda kesepakatan pengeluaran anggaran. Keputusan itu dipicu perselisihan pemerintah Presiden Trump dan para anggota parlemen soal pendanaan dinding perbatasan AS-Meksiko.

Meski sejumlah layanan agen utama AS dipastikan terhenti mulai hari Sabtu waktu setempat, pembicaraan di Capitol Hill antara pejabat Gedung Putih dan para pemimpin Kongres tetap berlangsung.

Pemerintah Trump menginginkan anggaran USD5 miliar untuk pembangunan tembok di perbatasan AS-Meksiko. Namun, para anggota parlemen dari kubu Demokrat menentangnya.

Trump pada hari Jumat mengatakan ada kemungkinan besar Senat tidak akan menyetujui permintaan anggaran sebesar USD5 miliar untuk mendanai proyek dinding perbatasan. Menurutnya, penutupan pemerintah kemungkinan dimulai Jumat tengah malam waktu setempat.

Sebelum bertemu dengan Senat dari Partai Republik di Gedung Putih, Trump telah menulis pesan di Twitter yang berbunyi; "Demokrat sekarang memiliki penutupan".

Padahal, Trump minggu lalu mengatakan bahwa dia akan bangga untuk menutup pemerintah atas masalah keamanan perbatasan. "Saya Akan menjadi orang yang mematikannya," katanya.

"Jika Demokrat memilih tidak, akan ada penutupan yang akan berlangsung untuk waktu yang sangat lama," katanya dalam tweet.

Pemimpin Senat dari kubu Demokrat, Chuck Schumer, menolak disalahkan. "Presiden Trump, Anda yang memiliki penutupan," katanya di lantai Senat, seperti dikutip Reuters. "Anda mengatakannya dengan kata-kata Anda sendiri."

Senator Republik, Bob Corker dan Richard Shelby, mengatakan negosiasi sedang dilakukan untuk melihat apakah RUU pendanaan dapat dikompromikan atau tidak.

Trump telah memanggil para Senator Partai Republik ke Gedung Putih pada hari Jumat pagi untuk mendukun pendanaan dinding perbatasan sebelum mereka mengambil suara prosedural tentang apakah akan mempertimbangkan RUU yang disahkan oleh parlemen atau tidak.
(mas)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
2 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
6 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
7 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
8 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
9 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
10 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved