Drone Kacaukan Penerbangan di Bandara Gatwick London

Jum'at, 21 Desember 2018 - 10:28 WIB
Drone Kacaukan Penerbangan...
Drone Kacaukan Penerbangan di Bandara Gatwick London
A A A
LONDON - Para penumpang yang terbang melalui Bandara Gatwick London akan menghadapi penundaan 24 jam lagi setelah beberapa drone yang muncul memaksa bandara itu menutup landasan pacu.

Ribuan pelancong di perkirakan mengalami penundaan atau pembatalan penerbangan akibat penutupan landasan di bandara tersibuk kedua di Inggris tersebut. Otoritas di Gatwick telah menghentikan penerbangan pada Rabu (19/12) pukul 22.00 GMT setelah dua drone terlihat terbang dekat ruang udara bandara.

Kepolisian yakin aksi penerbangan drone itu dilakukan secara sengaja dan lebih dari 20 unit dikerahkan untuk mencari operator drone pada Kamis (20/12) saat bandara harus menangani 115.000 penumpang.

“Keamanan publik yang utama dan kami akan mengambil semua langkah untuk menghadapi tindakan sengaja ini. Belum ada indikasi ini terkait teror,” papar pernyataan Kepolisian Sussex, dilansir Reuters. Chief Operating Officer (COO) Gatwick Chris Woodroofe menyatakan tidak dapat memastikan kapan penerbangan akan kembali normal.

Dia memperingatkan, dampak penutupan bandara akan berlangsung selama lebih dari 24 jam. Kepolisian dan pihak bandara melaporkan munculnya lebih dari satu drone. Woodroofe menyebut satu drone merupakan drone industri berat.

“Ini jelas tidak standar, drone tipe khusus. Dengan apa yang terjadi, saya yakin ini tindakan sengaja, ya,” kata Woodroofe. “Kami juga memiliki helikopter di udara, tapi imbauan polisi bahwa akan berbahaya untuk menembak jatuh drone itu karena apa yang mungkin terjadi dengan peluru yang meleset,” ujar Woodroofe.

Maskapai terbesar yang beroperasi di Gatwick, easyJet menyatakan kepada para penumpang agar memeriksa saat perjalanan ke bandara. Sesuai hukum Inggris, ilegal menerbangkan drone dalam radius 1 km dari pagar bandara. Pelanggaran itu dapat dihukum dengan penjara lima tahun.

Bandara Gatwick meminta maaf kepada para penumpang yang terkena dampak penutupan bandara karena keamanan menjadi prioritas utama. Gatwick menyatakan, sebanyak 20.000 penumpang telah terkena dampak dan ratusan ribu orang lainnya akan turut terganggu dalam beberapa hari mendatang.
(don)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
32 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
5 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
6 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved