PM Inggris Tolak Referendum Brexit Kedua

Selasa, 18 Desember 2018 - 11:45 WIB
PM Inggris Tolak Referendum...
PM Inggris Tolak Referendum Brexit Kedua
A A A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May menyatakan referendum Brexit kedua akan merusak kepercayaan rakyat dan berdampak buruk bagi politik.

May menolak ide untuk menggelar referendum Brexit baru yang menurut beberapa pihak dapat menjadi cara mengatasi kebuntuan. Setelah selamat dari voting mosi tidak percaya dan mengajukan perubahan pada kesepakatan Brexit bulan lalu, May menghadapi kebuntuan agar parlemen mendukung kesepakatan itu.

Dengan Uni Eropa (UE) yang hanya memberi sedikit konsesi agar parlemen Inggris menyetujui kesepakatan itu, semakin banyak politisi menyerukan referendum kedua segera digelar. Namun May dan kabinetnya berulang kali menolak referendum baru yang dianggap dapat semakin memecah belah Inggris dan mengkhianati para pemilih yang telah mendukung Brexit pada referendum 2016.

Kebuntuan itu dapat membuat Inggris tidak memiliki kesepakatan saat keluar dari UE dalam waktu kurang dari empat pekan. Skenario ini sangat dikhawatirkan sektor bisnis karena dapat mengakibatkan bencana ekonomi bagi Inggris.

Ketidakpastian politik dan ekonomi terkait Brexit memiliki dampak nyata. Data yang dirilis kemarin menunjukkan penurunan belanja konsumen, turunnya harga rumah dan tumbuhnya pesimisme dalam keuangan rumah tangga.

“Mari kita tidak merusak keyakinan dengan rakyat Inggris dengan mencoba menggelar referendum lain,” papar May pada para anggota parlemen, dilansir Reuters.

May menjelaskan, “Referendum lagi akan mengakibatkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada integritas politik kita, karena ini akan menegaskan pada jutaan orang yang mempercayai demokrasi, bahwa demokrasi kita tidak berjalan. Pemungutan suara lagi sepertinya akan membuat kita tidak berjalan lebih jauh ke depan dibandingkan sebelumnya.”

Menteri Bisnis Inggris Greg Clark menyatakan referendum kedua hanya akan meningkatkan ketidakpastian bagi negara itu.

May kembali ke parlemen untuk menginformasikan perkembangna terbaru tentang Brexit setelah sepekan dia membatalkan voting pada kesepakatan itu karena diperkirakan akan ditolak. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
49 menit yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
2 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
2 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
3 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
3 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
4 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved