Qatar Berharap Krisis Teluk Segera Berakhir

Rabu, 07 November 2018 - 10:22 WIB
Qatar Berharap Krisis...
Qatar Berharap Krisis Teluk Segera Berakhir
A A A
DOHA - Pemimpin Qatar, Emir Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, berharap perselisihan antara negaranya dan Arab Saudi serta aliansi Arab akan berakhir.

Menurut Tamim, konflik itu merusak keamanan regional dengan melemahkan blok Arab Teluk. Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir memutus hubungan transportasi dan perdagangan dengan Qatar sejak Juni 2017. Mereka menuduh Qatar mendukung terorisme dan Iran.

Doha menyangkal tuduhan itu dan menyatakan boikot itu bertujuan merusak kedaulatannya. ”Sejarah mengajari kita bahwa krisis berlalu, tapi jika mereka menanganinya dengan buruk maka ini meninggalkan jejak yang tertinggal untuk waktu yang lama,” papar Emir Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani saat pidato di Dewan Syura Qatar, dikutip kantor berita Reuters.

Dia menambahkan, ”Sangat disesalkan bahwa berlanjutnya krisis Teluk menunjukkan kegagalan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang melemahkan kemampuannya menghadapi berbagai tantangan dan ancaman serta meminggirkan perannya di kawasan”.

Emir mendorong blok itu mengadopsi mekanisme resolusi konflik. Amerika Serikat (AS) sebagai aliansi enam negara anggota GCC itu melihat konflik tersebut menjadi ancaman menghadapi Iran. AS juga mendorong persatuan negara-negara Teluk. Arab Saudi dan UEA berulang kali menyatakan konflik itu bukan prioritas utama dan menjamin AS bahwa masalah itu tidak akan memengaruhi kerja sama pertahanan.

Riyadh baru-baru ini tampak melunakkan sikap pada Qatar saat Saudi menghadapi krisis politik terburuk dalam puluhan tahun terkait pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Pembunuhan Khashog gi itu memperburuk hubungan Saudi dengan Barat.

Emir Sheikh Tamim menjelaskan, ekonomi Qatar bangk it menjadi lebih kuat akibat isolasi oleh aliansi Saudi. Qatar juga terus mendukung berbagai proyek penting, termasuk persiapan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 dan mengembangkan industri gas dan minyak untuk mempertahankan posisinya sebagai pengekspor gas alam cair terbesar di dunia.

Doha juga berupaya menarik para investor dan mitra dagang baru saat membangun ekonomi yang tak lagi bergantung pada negara-negara tetangganya. Qatar melonggarkan berbagai batasan kepemilikan asing untuk saham dan properti. Qatar telah mengalami pertumbuhan ekspor 18% tahun lalu dan memangkas belanja hingga 20% dengan kebijakan fiskal konservatif.

Selain menjaga nilai mata uang, Qatar memproyeksikan surplus anggaran akan meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Sheikh Tamim menjelaskan pada Dewan Syura bahwa Doha akan terus maju dengan rencana diversifikasi ekonomi untuk menjamin keamanan pangan dan air serta terus membangun sektor energi yang sudah kuat.
(don)
Berita Terkait
Menimba Ilmu di Akademi...
Menimba Ilmu di Akademi Sepak Bola Qatar, Hudzaifah Sufyan Berharap Masuk Timnas Indonesia
Qatar Negara Paling...
Qatar Negara Paling Aman di Dunia, Enam Tahun Berturut-turut
8 Stadion Canggih di...
8 Stadion Canggih di Piala Dunia Qatar 2022
Fan Festival jelang...
Fan Festival jelang Piala Dunia 2022 Diserbu Ribuan Penonton
Prabowo dan Emir Qatar...
Prabowo dan Emir Qatar Saksikan Penandatanganan MoU Dialog Strategis RI-Qatar
Fans Piala Dunia di...
Fans Piala Dunia di Qatar Diperkenalkan pada Islam
Berita Terkini
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
1 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
2 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
3 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
4 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
6 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved