Iran pada AS: Anda Tidak Bisa Mengancam Kami!
Senin, 05 November 2018 - 14:51 WIB
Iran pada AS: Anda Tidak Bisa Mengancam Kami!
A
A
A
TEHERAN - Aksi demonstrasi menolak sanksi terbaru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran berlangsung di Teheran. AS memutuskan akan memulihkan semua sanksi terhadap Iran yang sebelumnya dicabut di bawah kesepakatan nuklir 2015.
Ratusan hingga ribuan orang memenuhi jalanan Teheran, sembari membawa sejumlah poster berisi kecaman terhadap AS, termasuk tulisan "Death of America".
Pemimpin Garda Revolusi Iran (IRGC), Mayor Jendral Mohammad Ali Jafari yang turut ambil bagian dalam demonstrasi itu, memperingatkan Presiden AS, Donald Trump agar tidak melampaui batas ketika berhadapan dengan Tehran.
"Saya ingin mengatakan sesuatu kepada Amerika dan presidennya yang aneh. Jangan pernah mengancam Iran, karena kita masih bisa mendengar jeritan seram tentara Anda di gurun. Anda tahu itu lebih baik, berapa banyak tentara lama Anda di masyarakat Amerika bunuh diri setiap hari karena depresi dan ketakutan yang mereka derita di medan perang," ucap Jafari.
"Jadi, jangan mengancam kami secara militer dan jangan menakut-nakuti kami dengan ancaman militer," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Jazeera pada Senin (5/11).
Dalam pidatonya, Jafari meyakinkan orang banyak bahwa serangan Trump terhadap ekonomi Iran merupakan upaya putus asa untuk mengalahkan Iran. Satu, yang menurut Jafari adalah satu hal yang ditakdirkan untuk gagal.
Ratusan hingga ribuan orang memenuhi jalanan Teheran, sembari membawa sejumlah poster berisi kecaman terhadap AS, termasuk tulisan "Death of America".
Pemimpin Garda Revolusi Iran (IRGC), Mayor Jendral Mohammad Ali Jafari yang turut ambil bagian dalam demonstrasi itu, memperingatkan Presiden AS, Donald Trump agar tidak melampaui batas ketika berhadapan dengan Tehran.
"Saya ingin mengatakan sesuatu kepada Amerika dan presidennya yang aneh. Jangan pernah mengancam Iran, karena kita masih bisa mendengar jeritan seram tentara Anda di gurun. Anda tahu itu lebih baik, berapa banyak tentara lama Anda di masyarakat Amerika bunuh diri setiap hari karena depresi dan ketakutan yang mereka derita di medan perang," ucap Jafari.
"Jadi, jangan mengancam kami secara militer dan jangan menakut-nakuti kami dengan ancaman militer," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Jazeera pada Senin (5/11).
Dalam pidatonya, Jafari meyakinkan orang banyak bahwa serangan Trump terhadap ekonomi Iran merupakan upaya putus asa untuk mengalahkan Iran. Satu, yang menurut Jafari adalah satu hal yang ditakdirkan untuk gagal.
(esn)