Masalah Minor Dialami 2 Jet 737-MAX Lainnya, Mirip Lion Air yang Jatuh

Sabtu, 03 November 2018 - 00:12 WIB
Masalah Minor Dialami...
Masalah Minor Dialami 2 Jet 737-MAX Lainnya, Mirip Lion Air yang Jatuh
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan Indonesia menemukan masalah "minor" di dua jet Boeing 737-MAX 8 lainnya, termasuk masalah tampilan indikator kokpit. Menurut analis, masalah tampilan indikator kokpit mirip dengan yang terjadi pada pesawat Lion Air JT610 yang jatuh.

Kementerian itu memeriksa 10 jet yang baru dirilis, yang dimiliki oleh maskapai Lion Air dan Garuda Indonesia.

Pemeriksaan dilakukan setelah kotak hitam (black box) pesawat JT610 mulai dianalisa. Analisa dilakukan untuk mengetahui penyebab pesawat JT610 jatuh ke perairan Karawang yang menewaskan 189 orang pada hari Senin lalu.

Menurut kementerian tersebut lebih dari setengah lusin jet sejauh ini sudah diperiksa. Kementerian menemukan bahwa salah satu jet memiliki masalah terkait dengan tampilan kokpitnya. Pesawat lainnya memiliki masalah dalam sistem stabilisasi jet.

Analis penerbangan, Dudi Sudibyo, mengatakan masalah tampilan kokpit bisa termasuk kesalahan kecepatan dan ketinggian yang dilaporkan dalam pesawat Lion Air JT610.

"Itu semua bisa menjadi masalah kecil, tetapi harus diperbaiki," tambahnya.

"Pada pesawat terbang, bahkan jika ada satu masalah kecil, itu seharusnya tidak terbang," ujarnya, yang dilansir AFP, Jumat (2/11/2018).

Inspeksi Kementerian Perhubungan dilakukan usai tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT610 hari Senin lalu. Pesawat awalnya hilang kontak 13 menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Operator penerbangan Lion Air mengakui bahwa pesawat yang jatuh memiliki masalah teknis pada penerbangan sebelumnya. Pengakuan itu memicu pertanyaan apakah ada kesalahan mekanis mengingat pesawat yang jatuh itu tergolong pesawat model baru.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Indonesia mengaku sedang mewawancarai orang-orang yang terbang dengan pesawat JT610, sehari sebelum kecelakaan fatal itu terjadi.

Beberapa orang yang diwawancarai melaporkan perjalanan yang menakutkan dan tidak menentu. Pengakuan itu sinkron dengan data pelacakan penerbangan.

Sebelumnya, kursi, roda dan bagian lain dari jet yang jatuh itu diangkut dari kedalaman di lepas pantai Karawang saat tim pencari menjelajahi dasar laut untuk menemukan bangkai pesawat.

"Ada banyak puing-puing kecil, roda pesawat, dan kursi, semuanya hancur dan hancur," kata Isswarto, komandan divisi pencarian dan penyelamatan Angkatan Laut Indonesia.

Menurutnya, para penyelam sedang mencari daerah yang relatif dangkal sekitar 25-35 meter, tetapi telah menemukan bagian tubuh lebih sedikit dari awal pekan ini.

"Mereka tersebar di mana-mana dan beberapa mungkin hanyut oleh arus," katanya.

Pada hari Kamis, salah satu kotak hitam pesawat JT610 ditemukan, dan pihak berwenang sedang mencari yang kedua.

Kotak hitam itu bisa memberi para penyelidik peluang terbaik mereka untuk menemukan penyebab mengapa pesawat jet itu jatuh. Perangkat tersebut membantu menjelaskan hampir 90 persen dari semua insiden.

Perangkat kotak hitam merekam informasi tentang kecepatan, ketinggian dan arah pesawat serta percakapan kru pesawat.
(mas)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
36 menit yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
1 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
2 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
3 jam yang lalu
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
4 jam yang lalu
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
6 jam yang lalu
Infografis
Mengenal Child Grooming:...
Mengenal Child Grooming: Bahaya Manipulasi Psikologis yang Dialami Aurelie Moeremans
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved