AS-Korsel Sepakat Hentikan Latihan Udara Tahunan

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 10:48 WIB
AS-Korsel Sepakat Hentikan...
AS-Korsel Sepakat Hentikan Latihan Udara Tahunan
A A A
WASHINGTON - Pentagon mengumumkan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) setuju untuk menghentikan latihan militer lain guna. Ini dilakukan guna memfasilitasi perundingan mengenai program senjata nuklir Korea Utara (Korut).

"Menteri Pertahan Korsel Jeong Kyeong-doo dan Menteri Pertahanan AS Jim Mattis memutuskan untuk menghentikan latihan udara tahunan, Vigilant Ace, untuk memberikan kesempatan proses diplomatik untuk dilanjutkan," kata juru bicara Pentagon Dana White dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Yonhap, Sabtu (20/10/2018).

Keduanya bertemu di Singapura pada hari sebelumnya.

White mengatakan kedua kepala pertahanan sepakat untuk menjaga koordinasi erat dan mengevaluasi latihan di masa depan.

"Kedua menteri berkomitmen untuk memodifikasi latihan untuk memastikan kesiapan pasukan kami," katanya, seraya menambahkan bahwa Mattis berkonsultasi dengan mitranya dari Jepang, Takeshi Iwaya, tentang masalah itu.

Vigilant Ace, yang dijadwalkan digelar bulan Desember, adalah latihan gabungan terbaru yang dihentikan untuk mendorong Korut membongkar program senjata nuklirnya.

Pada bulan Juni, Presiden AS Donald Trump setelah pertemuan puncak bersejarah dengan Pemimpin Korut Kim Jong-un di Singapura mengatakan dia akan menghentikan latihan "perang" yang provokatif dan mahal.

Sekutu Korsel itu kemudian membatalkan latihan Ulchi Freedom Guardian, yang dijadwalkan pada bulan Agustus, bersama dengan dua Program Pertukaran Marinir Korea. Meskipun ada jaminan dari Seoul dan Washington bahwa latihan tersebut bersifat defensif, Pyongyang telah lama mengutuk latihan itu sebagai latihan invasi terhadap rezim.

Vigilant Ace terakhir dilakukan pada bulan Desember, melibatkan lebih dari 230 pesawat tempur dan sekitar 12.000 personel. Latihan itu menarik perhatian karena terjadi tak lama setelah Korut melakukan uji coba ketiga terhadap rudal balistik antarbenua dan menyatakan "kekuatan nuklirnya".
(ian)
Berita Terkait
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Korea Utara Bersiap...
Korea Utara Bersiap Ledakkan Jalan-jalan Menuju Korea Selatan
AS Bersumpah Bela Korea...
AS Bersumpah Bela Korea Selatan Jika Terjadi Agresi Korea Utara
Anaknya Ditahan Korut,...
Anaknya Ditahan Korut, Ini Curhat Ibu Tentara AS
Berita Terkini
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
13 menit yang lalu
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
36 menit yang lalu
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
1 jam yang lalu
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
3 jam yang lalu
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
3 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved