Kelompok Bersenjata Serang Bank Pemerintah di Yaman Selatan

Kamis, 18 Oktober 2018 - 13:22 WIB
Kelompok Bersenjata...
Kelompok Bersenjata Serang Bank Pemerintah di Yaman Selatan
A A A
ADEN - Kelompok bersenjata tidak dikenal melancarkan serangan bersenjata terhadap bank cabang milik pemerintah di provinsi al-Dhalea di Yaman selatan, Rabu kemarin. Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat keamanan.

Berbicara dalam kondisi anonimitas, sumber keamanan Yaman mengatakan kelompok bersenjata tersebut memberondong tembakan dan melemparkan granat ke gedung Bank CAC. Namun serangan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

"Alasan dan motif di balik serangan bersenjata masih belum diketahui," menurut sumber itu seperti dikutip dari laman Xinhua, Kamis (18/10/2018).

Bank CAC adalah satu-satunya bank negara yang beroperasi dan memberikan gaji bagi karyawan di kota.

Awal bulan ini, Doctors Without Borders (MSF), sebuah badan amal medis internasional, mengumumkan menangguhkan kegiatannya di provinsi al-Dhalea setelah serangan teror di markas besarnya.

Markas MSF yang berbasis di provinsi yang dikendalikan pemerintah itu ditargetkan untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari seminggu dengan bahan peledak. Beruntung, kata MSF, tidak ada kerugian yang ditimbulkan akibat serangan itu.

Negara Arab yang miskin itu telah terkunci dalam perang saudara sejak pemberontak Syiah, Houthi, menguasai sebagian besar negara secara militer dan merebut semua provinsi utara, termasuk Ibu Kota Sanaa, pada tahun 2014.

Arab Saudi memimpin koalisi militer Arab melakukan intervensi di Yaman pada 2015. Koalisi Arab mendukung pemerintah Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi setelah pemberontak Houthi yang didukung Iran memaksanya mengasingkan diri.

PBB telah menempatkan Yaman dalam krisis kemanusiaan nomor satu di dunia, dengan tujuh juta warga Yaman di ambang kelaparan.
(ian)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
40 menit yang lalu
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
1 jam yang lalu
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
1 jam yang lalu
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
2 jam yang lalu
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
2 jam yang lalu
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
3 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved