Diduga Pesta Pelacur, Banyak Agen FBI di Asia Tenggara Dipulangkan

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 12:59 WIB
Diduga Pesta Pelacur,...
Diduga Pesta Pelacur, Banyak Agen FBI di Asia Tenggara Dipulangkan
A A A
WASHINGTON - Banyak agen FBI (Federal Bureau of Investigation) yang dikirim ke Asia Timur dan Tenggara dipulangkan ke Amerika Serikat (AS) setelah diduga terlibat pesta dengan pelacur. Para agen itu sejatinya ditugaskan untuk membantu memerangi kejahatan dan terorisme internasional di Asia.

Dugaan skandal memalukan itu melibatkan para agen di enam kota, termasuk di Asia Timur dan Tenggara. Mereka dilaporkan melakukan interaksi dengan pekerja seks.

Pejabat yang mengetahui skandal itu mengungkapnya kepada Wall Street Journal. Namun, rincian spesifik tentang dugaan skandal itu belum ada kejelasan.

"Setelah mengetahui dugaan pelanggaran ini, tindakan diambil untuk menetapkan kembali personel tertentu ke peran non-operasional, sementara tuduhan itu ditinjau," kata FBI kepada dalam sebuah pernyataan kepada Fox News, yang dilansir Sabtu (13/10/2018).

"Semua karyawan FBI berpegang pada standar perilaku tertinggi, dan tuduhan terhadap karyawan mana pun dianggap sangat serius," lanjut pernyataan FBI.

Beberapa sumber mengatakan kepada Fox News bahwa sejumlah personel FBI dikirim kembali ke AS ketika Inspektur Jenderal Departemen Kehakiman menyelidiki dugaan tersebut.

Seorang mantan agen mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa FBI memiliki kantor di lusinan kedutaan AS di seluruh dunia. Karyawan biro investigasi yang ditugaskan di pos—yang bekerja untuk memerangi kejahatan dan terorisme—sering membina hubungan dengan pejabat lokal karena minum pada larut malam.

Di beberapa negara Asia, prostitusi legal atau ditoleransi.

Para pejabat yang mengetahui soal dugaan skandal itu menambahkan bahwa para pejabat FBI prihatin dengan isu-isu terkait prostitusi saat mereka berjuang untuk mencegah dinas intelijen asing dari karyawan kedutaan yang berkompromi.
(mas)
Berita Terkait
Menteri Digital ASEAN...
Menteri Digital ASEAN Sepakati Kerangka Kerja Sama dengan Tiga Mitra
Indonesia Minta Amerika...
Indonesia Minta Amerika Serikat Ikut Jaga Perdamaian di Indo-Pasifik
Potensi Konflik di Laut...
Potensi Konflik di Laut China Selatan antara RRC, Amerika Serikat, dan ASEAN
RI pada AS: Mari Kita...
RI pada AS: Mari Kita Jaga Stabilitas dan Perdamaian di Kawasan
Biden Janjikan Rp2,2...
Biden Janjikan Rp2,2 Triliun ke ASEAN dengan Mata Tertuju China
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Berita Terkini
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
1 jam yang lalu
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
1 jam yang lalu
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
3 jam yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
3 jam yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
4 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved