Dikira Air Gratis, Penumpang Taksi Online China Minum Urine

Kamis, 11 Oktober 2018 - 16:12 WIB
Dikira Air Gratis, Penumpang...
Dikira Air Gratis, Penumpang Taksi Online China Minum Urine
A A A
BEIJING - Seorang penumpang Didi Chuxing, layanan taksi online China, terkejut setelah menenggak urine di botol air minum yang disediakan gratis oleh penyedia transportasi tersebut. Penumpang itu mengira botol itu tempat minum gratis, namun ternyata diisi air seni.

Insiden ini menambah daftar skandal platform transportasi online terbesar di China tersebut. Sebelumnya, Didi Chuxing, tersandung skandal pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan oknum driver-nya.

Mengutip laporan Beijing News, penumpang bermarga Sun mengaku bepergian dengan tiga rekannya dengan taksi Didi Chuxing berkursi tujuh di distrik Putuo, Shanghai, pada Selasa malam lalu.

Sun kepada surat kabar tersebut mengatakan bahwa dia sudah mengonfirmasi sopir taksi bahwa tidak apa-apa untuk minum air dari botol tersebut. Botol itu terdapat logo Didi Chuxing sebagai logo resmi layanan utama perusahaan. Saat akan meminum, tutup botol sudah longgar.

"Saya sudah konfirmasi dengan pengemudinya segera dan dia mengatakan mungkin penumpang sebelumnya meninggalkan tutup (dalam kondisi longgar), tetapi tidak meminumnya karena botol masih penuh," kata Sun.

Sun mengatakan sopir itu membantah bahwa urine di botol tersebut merupakan air kencingnya. Sopir itu memintanya untuk tidak mengadu karena khawatir akan dipecat perusahaan.

"Dia menjadi sangat gelisah dan terus meminta maaf dan memukul dirinya sendiri. Dia juga menawarkan untuk menyelesaikan dari (uang) sakunya sendiri," kata Sun.

Sun kemudian menelepon polisi dan tetap mengadukan hal itu kepada manajemen Didi Chuxing.

Melalui seorang juru bicara, Didi Chuxing mengonfirmasi laporan tersebut. Sang sopir taksi telah diberhentikan dari layanan.

Menurut perusahaan tersebut, sopir itu telah menggunakan botol untuk menampung air seninya karena dia tidak menemukan kamar mandi dan lupa untuk membuangnya.

"Sopir itu meminta maaf kepada penumpang berulang kali," kata pihak perusahaan, seperti dikutip South China Morning Post, Kamis (11/10/2018).

"Kami meminta maaf atas insiden yang tidak menguntungkan ini, dan mengajak penumpang dan pengemudi untuk pemeriksaan fisik," lanjut pihak perusahaan.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
37 menit yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
1 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
2 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
2 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
3 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
3 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved