Rogoh Kocek Pribadi, Ratu Inggris Sumbang Korban Gempa Sulteng

Minggu, 07 Oktober 2018 - 10:55 WIB
Rogoh Kocek Pribadi,...
Rogoh Kocek Pribadi, Ratu Inggris Sumbang Korban Gempa Sulteng
A A A
LONDON - Ratu Inggris, Elizabeth II, memberikan sumbangan secara pribadi untuk upaya bantuan untuk korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng). Gempa berkekuatan 7,4 skala Richter dan tsunami dahsyat telah menghantam wilayah Palu dan Donggala pada pekan lalu.

Dikutip dari laman Sky News, Minggu (7/10/2018), pihak Istana Buckingham mengatakan Ratu Elizabeth II telah memberikan uang kepada Komite Darurat Bencana (DEC) untuk korban selamat. Namun pihak Istana Buckingham tidak menyebutkan jumlah nominal yang disumbangkan Ratu Elizabeth.

DEC berhasil mengumpulkan 6 juta pounds atau sekita Rp119 miliar dalam sehari ketika diluncurkan pada hari Kamis lalu.

Sebelumnya, pada Rabu lalu, Ratu Elizabeth telah mengeluarkan pernyataan tentang bencana yang terjadi di Indonesia.

"Saya sangat sedih mendengar tentang gempa bumi dan tsunami yang mengerikan di Sulawesi pada akhir pekan lalu, terutama mengingat peristiwa ini terjadi begitu cepat setelah gempa bumi baru-baru ini di Lombok," katanya.

"Pangeran Philip dan saya menyampaikan belasungkawa tulus kami kepada semua orang yang terkena dampak bencana dan keluarga mereka," imbuhnya.

Angkatan Udara Inggris, RAF, telah mengirimkan 17,5 ton pasokan bantuan Inggris ke Indonesia untuk membantu korban yang terkena dampak bencana. Salah satu pesawat Atlas milik RAF mendarat di pusat bantuan internasional di Balikpapan pada hari Jumat kemarin.

Baca: AU Inggris Salurkan 17,5 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulteng

Kepala Eksekutif DEC, Saleh Saeed mengatakan, sumbangan akan memastikan pekerja bantuan dari 14 badan amal bantuan terkemuka Inggris dapat menjangkau mereka yang kehilangan tempat tinggal dan sangat membutuhkan makanan, air dan tempat tinggal.

"Karena dampak penuh dari bencana itu terungkap, anggota badan amal DEC dan mitra mereka siap membantu masyarakat yang hancur untuk membangun kembali kehidupan mereka," ujarnya.

"Kami akan mendesak orang-orang untuk terus menyumbang," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Kunjungan Menlu Inggris...
Kunjungan Menlu Inggris ke Indonesia
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Kelahiran Bayi Badak...
Kelahiran Bayi Badak di Kebun Binatang Chester Inggris
50 Juta Vaksin Asal...
50 Juta Vaksin Asal Inggris Dipesan Pemerintah Indonesia
Satu Juta Vaksin Astrazeneca...
Satu Juta Vaksin Astrazeneca Tiba di Indonesia
Tim Bulutangkis Indonesia...
Tim Bulutangkis Indonesia Dipastikan Pulang Lebih Cepat
Berita Terkini
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
33 menit yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
1 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
2 jam yang lalu
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
3 jam yang lalu
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
4 jam yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
4 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved