Tsunami Sulteng, Israel Dilaporkan Kirim Bantuan ke Indonesia

Kamis, 04 Oktober 2018 - 13:06 WIB
Tsunami Sulteng, Israel...
Tsunami Sulteng, Israel Dilaporkan Kirim Bantuan ke Indonesia
A A A
TEL AVIV - Israel dilaporkan mengirim bantuan ke Indonesia menyusul gempa bumi dan tsunami dahsyat yang menewaskan lebih dari 1.400 orang di beberapa wilayah di Sulawesi Tengah (Sulteng). Kantor Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu menolak berkomentar soal laporan pengiriman bantuan tersebut.

Lembaga penyiaran publik Kan pada hari Rabu melaporkan, Israel—yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia—mengirim pemurni air ke daerah-daerah yang terkena bencana melalui Palang Merah.

Laporan itu juga mengatakan bahwa sebuah delegasi pekerja bantuan Israel sedang bersiap untuk melakukan perjalanan ke wilayah itu dalam beberapa hari mendatang.

"Israel, pemimpin dunia dalam penanggulangan bencana, menawarkan bantuan medis dan penyelamatan ke Indonesia, negara Muslim terbesar di dunia dan negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan kami. Ini sekali lagi menunjukkan belas kasih dan kemanusiaan kami dan kesediaan kami untuk berbagi keahlian kami untuk perbaikannya," tulis Wakil Menteri Diplomasi Michael Oren di Twitter via akun Twitter-nya, @DrMichaelOren, yang dilansir Times of Israel.

Namun, Kementerian Luar Negeri tidak bersedia mengonfirmasi bahwa Israel telah mengirim bantuan ke Indonesia. Ketika Times of Israel meminta konfirmasi apakah Israel mengirim bantuan ke Indonesia, kementerian tersebut dan Kantor PM Netanyahu menolak berkomentar.

Di masa lalu, Israel telah mengirim delegasi besar ke daerah yang dilanda bencana dan menawarkan diri untuk mengirim bantuan ke negara-negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik.

Tim dari tentara Israel pernah memberikan bantuan penyelamatan dan layanan medis setelah gempa bumi di Turki pada tahun 1999, gempa bumi di Haiti pada tahun 2010, topan di Filipina pada tahun 2013 dan, yang paling baru, gempa bumi di Nepal pada tahun 2015.

Tahun lalu, PM Netanyahu menawarkan bantuan kepada korban gempa di Iran dan Irak, dua negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Namun, tawaran itu ditolak.

Pada hari Jumat, gempa berkekuatan 7,5 skala richter menghantam Sulawesi Tengah dan memicu tsunami. Ratusan orang tewas sebagai akibat dari bencana alam tersebut.

Data PBB menyatakan, hampir 200.000 orang, termasuk puluhan ribu anak-anak, membutuhkan bantuan yang mendesak.

Seperti diketahui, Israel dan Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik formal, meski negara mayoritas Yahudi itu telah menyatakan minatnya untuk menjalin hubungan diplomatik.

PM Netanyahu beberapa hari lalu bertemu dengan Wakil Presiden Indonesia Muhammad Jusuf Kalla di New York. Pertemuan yang terjadi di sela-sela Sidang Umum PBB itu pertama kali dilaporkan oleh Army Radio.

Pada hari Selasa, Kalla menegaskan bahwa dia telah bertemu dengan pemimpin Israel, meskipun dia menggambarkan pertemuan itu sebagai sesuatu yang spontan dan singkat.

“Ada 190 kepala negara, presiden dan wakil presiden, perdana menteri, dan lain-lain di sana. Banyak agenda muncul pada saat bersamaan. Anda bisa berhadapan dengan siapa pun. Anda tidak bisa menghindarinya. (Netanyahu) tiba-tiba disamping saya. Haruskah saya berbalik?," kata Kalla.
(mas)
Berita Terkait
Tentara Israel Tembaki...
Tentara Israel Tembaki RS Indonesia di Gaza, MER-C Laporkan 8 Pasien Tewas
Indonesia-Tanzania Bahas...
Indonesia-Tanzania Bahas Perdagangan hingga Konflik Israel-Gaza
Sikap RI Usai Israel...
Sikap RI Usai Israel Gabung dengan
Kutuk Serangan Israel...
Kutuk Serangan Israel ke RS Indonesia, Menlu Retno: Pelanggaran Hukum Humaniter Internasional!
RS Indonesia di Gaza...
RS Indonesia di Gaza Diserang Israel, 3 WNI Relawan Indonesia Hilang Kontak
Direktur RS Indonesia...
Direktur RS Indonesia Marwan Al-Sultan Dibunuh Israel, Indonesia Berduka
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
26 menit yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
1 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
2 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
3 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
3 jam yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved