Menolak Diperkosa, Siswi India Digantung di Pohon sebagai 'Hukuman'

Kamis, 04 Oktober 2018 - 03:28 WIB
Menolak Diperkosa, Siswi...
Menolak Diperkosa, Siswi India Digantung di Pohon sebagai 'Hukuman'
A A A
MAINPURI - Seorang siswi 15 tahun di India tewas mengenaskan setelah berjuang melawan tiga remaja laki-laki yang hendak memerkosanya. Korban dipukul para pelaku hingga tewas dan digantung di pohon sebagai "hukuman" karena melawan.

Insiden mengejutkan terjadi setelah siswi bernama Suvita Yadav itu berjalan pulang sekolah di distrik Mainpuri di Uttar Pradesh, India pada hari Selasa, 2 September 2018.

Dalam perjalanan pulang dari sekolah, korban diduga dikejar oleh ketiga pelaku yang mencoba memerkosanya. Ketiga dia menolak, ketiga pelaku membunuhnya dan menggantung jasadnya di pohon.

Jasad korban ditemukan penduduk desa dengan kondisi tergantung di pohon dan masih mengenakan seragam sekolah.

Pemeriksaan medis telah dilakukan terhadap jasad korban. Hasil pemeriksaan menyatakan, tak ada tanda bahwa korban telah diperkosa.

Keluarga yang ditinggalkan sekarang menuntut keadilan. "Keponakan saya mengkhawatirkan kami bahwa beberapa laki-laki memukuli saudara perempuannya," kata Paman Suvita, Jeevan Ram Yadav.

"Ketika penduduk desa mencapai tempat itu, tubuhnya ditemukan tergantung. Anak-anak lelaki (pelaku) itu masih ada di sana," katanya.

"Dia tidak pernah mengeluh karena mereka menguntitnya sebelumnya," ujarnya.

Menurut pihak kepolisian tiga remaja laki-laki, Shivam, Mangal dan Vikas Yadav, telah ditangkap sehubungan dengan kejahatan itu.

Inspektur Polisi setempat, Om Prakash Singh mengatakan; "Putri Rambir Yadav pulang dari sekolah sekitar pukul 11.00 ketika tiga anak laki-laki dari desa tetangga menghempaskannya dan menggantungnya di pohon."

"Ketika penduduk desa mencapai tempat itu, mereka menemukan tiga laki-laki di sana dan menangkap mereka. Polisi menahan mereka," katanya.

"Tubuh gadis itu dikirim untuk autopsi. Ada laporan yang menegaskan tidak ada pemerkosaan tetapi kematiannya karena digantung," ujarnya, seperti dikutip Daily Mirror, Rabu (3/10/2018) malam.

"Selama penyelidikan kami menemukan bahwa Shivam sedang belajar di sekolahnya dan keduanya saling kenal."
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
10 menit yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
2 jam yang lalu
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
3 jam yang lalu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
4 jam yang lalu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved