Bekukan Aset Intelijen Iran, Gedung Putih Puji Prancis
Rabu, 03 Oktober 2018 - 13:28 WIB
Bekukan Aset Intelijen Iran, Gedung Putih Puji Prancis
A
A
A
WASHINGTON - Gedung Putih memuji langkah Prancis yang membekukan aset milik intelijen Iran. Prancis menyatakan dinas intelijen Iran terkait dengan rencana pemboman terhadap pertemuan kelompok oposisi Teheran di dekat Paris Juni lalu.
"Perancis mengambil tindakan keras terhadap rencana teroris Iran yang gagal di Paris - Teheran perlu mengetahui perilaku keterlaluan ini tidak akan ditolerir," bunyi tweet dari Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih yang dinukli dari RFERL, Rabu (3/10/2018).
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert mengatakan keputusan Prancis itu menggambarkan kepercayaan AS bahwa Iran adalah sponsor terorisme terbesar di dunia.
Pejabat Prancis mengatakan bahwa mereka membekukan aset dua tersangka operasi intelijen Iran atas dugaan rencana untuk membom demonstrasi di Paris tiga bulan lalu.
Acara ini disponsori oleh kelompok oposisi bersenjata, Mujahidin Rakyat Iran, yang Teheran anggap sebagai kelompok teroris tetapi Barat menghapus mereka dari daftar hitam.
Iran membantah telah merencanakan serangan semacam itu.
"Perancis mengambil tindakan keras terhadap rencana teroris Iran yang gagal di Paris - Teheran perlu mengetahui perilaku keterlaluan ini tidak akan ditolerir," bunyi tweet dari Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih yang dinukli dari RFERL, Rabu (3/10/2018).
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert mengatakan keputusan Prancis itu menggambarkan kepercayaan AS bahwa Iran adalah sponsor terorisme terbesar di dunia.
Pejabat Prancis mengatakan bahwa mereka membekukan aset dua tersangka operasi intelijen Iran atas dugaan rencana untuk membom demonstrasi di Paris tiga bulan lalu.
Acara ini disponsori oleh kelompok oposisi bersenjata, Mujahidin Rakyat Iran, yang Teheran anggap sebagai kelompok teroris tetapi Barat menghapus mereka dari daftar hitam.
Iran membantah telah merencanakan serangan semacam itu.
(ian)