Partai Buruh Ingin Pegawai Dapat Saham Perusahaan

Selasa, 25 September 2018 - 17:03 WIB
Partai Buruh Ingin Pegawai...
Partai Buruh Ingin Pegawai Dapat Saham Perusahaan
A A A
LIVERPOOL - Perusahaan-perusahaan besar akan dipaksa memberikan sebanyak 10% saham dalam dana yang dimiliki dan dikelola bersama oleh para pegawainya.

Rencana itu sedang dibahas oposisi Inggris, Partai Buruh, kemarin. Partai Buruh yang dipimpin tokoh sosialis Jeremy Corbyn bergeser dari platform probisnis sayap tengah menjadi sayap kiri intervensionis. Dia menggunakan konferensi tahunan untuk merinci berbagai rencana membantu memperbanyak jumlah orang yang menikmati kesejahteraan ekonomi yang selama ini dikuasai sedikit orang.

Selama akhir pekan, Partai Buruh mengumumkan rencana untuk menasionalisasi berbagai industri penting dan memberi para pekerja sepertiga kursi di dewan perusahaan. Juru bicara bidang keuangan Partai Buruh John McDonnell menyatakan setiap perusahaan dengan lebih dari 250 pegawai harus membentuk “Dana Kepemilikan Inklusif”, memberikan sedikitnya 1% saham mereka dalam dana itu setiap tahun, hingga maksimal 10%.

“Bukti menunjukkan kepemilikan saham oleh pegawai meningkatkan produktivitas perusahaan dan mendorong pemikiran jangka panjang,” kata McDonnell saat konferensi Partai Buruh di Liverpool.

“Saham-saham akan dimiliki dan dikelola kolektif oleh para pekerja. Pemegang saham akan memberi pekerja hak sama seperti pemegang saham lainnya untuk mengatakan idenya terkait arah perusahaan itu dan pembayaran dividen akan dilakukan langsung ke pekerja melalui dana tersebut,” ungkap McDonnell dikutip kantor berita Reuters. McDonnell mencontohkan Jerman yang para pekerjanya duduk di dewan perusahaan.

Meski demikian, Kamar Dagang Inggris mengkritik rencana Partai Buruh itu karena dianggap dapat menghalangi orang berinvestasi di Inggris. “Tolong semua orang jangan dibodohi. Proposal Partai Buruh merupakan pengambilan pajak dan berlebihan dalam banyak cara bisnis kita berjalan. Di saat puncak ketidakpastian Brexit, saat Partai Buruh harus menyusun cara mendukung kepercayaan bisnis dan investasi, mereka mengumumkan kebijakan yang memberi hasil berlawanan,” kata Adam Marshall dari Kamar Dagang Inggris.

Sesuai rencana itu, pembayaran dividen individu akan mencapai 500 poundsterling per tahun. Sisanya akan ditransfer kembali untuk layanan publik dalam bentuk dividen sosial dalam dana nasional yang bernilai 2,1 miliar poundsterling pada akhir periode pertama pemerintahan Partai Buruh.
(don)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
9 menit yang lalu
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
55 menit yang lalu
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
1 jam yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
2 jam yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
2 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 jam yang lalu
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved