Bulan Depan, Kereta Cepat Haramain Mulai Beroperasi

Minggu, 23 September 2018 - 08:04 WIB
Bulan Depan, Kereta...
Bulan Depan, Kereta Cepat Haramain Mulai Beroperasi
A A A
JEDDAH - Kereta super cepat Haramain akan mulai beroperasi secara komersial pada 1 Oktober. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Otoritas Transportasi Publik dan Pejabat Presiden Organisasi Kereta Api Arab Saudi (SRO), Rumaih al-Rumaih.

Tarif tiket kereta api turis satu arah dari stasiun Sulaimaniyah di Jeddah ke Mekah sekitar Rp79 ribu sedangkan tarif untuk kelas bisnis lebih kurang Rp98 ribu. Sementara tarif tiket untuk kelas turis antara Mekah dan Madinah adalah sekitar Rp296 ribu sementara kelas bisnis akan menelan biaya Rp494 ribu. Sedangkan tiket kelas wisata Rp249 ribu antara Jeddah dan Madinah, sementara tarif kelas bisnis adalah Rp415 ribu. Tarif dari Rabigh ke Madinah akan menjadi Rp197 ribu untuk kelas wisata dan Rp296 ribu untuk kelas bisnis.

Dewan direksi SRO, yang diketuai oleh Menteri Transportasi Nabeel Al-Amoudi, telah menyetujui ongkos tiket setelah mencapai kesepakatan dengan konsorsium Saudi-Spanyol, Al-Shoula Group, yang merupakan operator proyek tersebut.

Al-Rumaih mengatakan bahwa akan ada jadwal perjalanan mingguan dari Mekkah, Madinah, Jeddah dan King Abdullah Economic City of Rabigh pada hari Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu selama periode dari 1 Oktober hingga 31 Desember. Akan ada delapan layanan setiap hari di kedua sisi (empat perjalanan di setiap sisi) di pagi dan sore hari hingga akhir tahun ini.

"Akan ada layanan setiap hari dengan frekuensi yang meningkat dari awal 2019. Awal layanan dari Bandara Internasional King Abdulaziz akan diumumkan setelah selesainya pekerjaan akhir stasiun di bandara baru," Al-Rumaih menambahkan seperti dikutip dari Saudi Gazette, Minggu (23/9/2018).

Mohammed Fida, direktur jenderal Proyek Kereta Kecepatan Tinggi Haramain, mengatakan bahwa tiket akan tersedia dari situs web proyek mulai Oktober. Ini akan bertepatan dengan peluncuran aplikasi khusus untuk pemesanan dan pembelian tiket.

Dia mengatakan bahwa stasiun kereta api Jeddah yang luas, tersebar di area seluas 766.000 meter persegi, memiliki kapasitas untuk menampung 25.000 penumpang dalam satu jam. Stasiun Makkah Rusaifah, terletak 4 km dari Masjidil Haram, memiliki luas 503.000 meter persegi dengan kapasitas untuk menampung 20.000 penumpang per jam sedangkan stasiun Madinah, yang berjarak 9 km dari Masjid Nabawi, memiliki kapasitas untuk 4.000 penumpang pada total luas 268.000 meter persegi. Ada respon luar biasa untuk menyewa tempat komersial di stasiun kereta Haramain.

Jalur kereta api sepanjang 450 km, dengan jalur elektrik ganda, diperkirakan menelan biaya sebesar Rp148 triliun. Proyek ini mencakup kereta yang melakukan perjalanan dengan kecepatan 320 km per jam dan dilengkapi dengan peralatan dan perangkat yang sangat canggih.
(ian)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
3 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
4 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
5 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
6 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
7 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved