Paus Fransiskus: Para Mafia Bertobatlah

Minggu, 16 September 2018 - 01:34 WIB
Paus Fransiskus: Para...
Paus Fransiskus: Para Mafia Bertobatlah
A A A
PALERMO - Paus Fransiskus meminta kepada para Mafia Sisilia untuk meninggalkan kehidupan kejahatan dan kekerasan. Ia mengatakan pulau itu membutuhkan cinta pria dan wanita, bukan 'kehormatan' pria dan wanita. Paus menggunakan istilah Mafia yang berlaku untuk diri mereka sendiri.

Paus Francis, di Ibu Kota Sisilia, mengatakan anggota kejahatan terorganisir - banyak di antaranya pergi ke gereja dan beribadah secara terbuka - tidak percaya pada Tuhan dan menjadi Mafiosi pada saat yang sama. Dalam seruannya, ia menyebut mereka sebagai saudara laki-laki dan perempuan tercinta.

Dia mengunjungi Palermo untuk memperingati Pastor Giuseppe "Pino" Puglisi, seorang imam yang ditembak mati oleh pembunuh bayaran Mafia pada tahun 1993 karena dia menantang kendali organisasi atas salah satu lingkungan kota yang paling sulit.

Puglisi terbunuh pada hari ulang tahunnya yang ke-56 selama serangan berdarah mafia terhadap negara dan siapa pun yang mengancam keberadaan grup tersebut. Hakim Giovanni Falcone dan Paolo Borsellino terbunuh oleh bom di Palermo pada tahun 1992.

"Seseorang Mafioso tidak hidup sebagai orang Kristen karena dengan kehidupannya ia menghujat nama Tuhan," kata Paus Francis dalam khotbah Misa di hadapan sekitar 80.000 orang di daerah pelabuhan Ibu Kota Sisilia.

Gereja Katolik di Italia selatan memiliki sejarah hubungan dengan massa. Kardinal Ernesto Ruffini, uskup agung Palermo dari 1945-1967, menyangkal keberadaan Mafia, mengingat komunisme adalah ancaman terbesar Gereja.

“Saya berkata kepada Mafiosi: Perubahan, saudara dan saudari! Berhentilah memikirkan dirimu sendiri dan uangmu. Ubahlah dirimu kepada Tuhan yang sesungguhnya, Yesus Kristus, saudara dan saudari terkasih,” ujarnya dalam khotbahnya di doksisi.

"Saya katakan kepada Anda, Mafiosi, jika Anda tidak melakukan ini, hidup Anda akan hilang dan itu akan menjadi kekalahan terbesar Anda," pesannya.

“Hari ini, kita membutuhkan cinta pria dan wanita, bukan kehormatan pria dan wanita; pelayanan dari pria dan wanita, bukan dari penindasan," tukasnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (16/9/2018).

Banyak anggota kelompok kejahatan yang terorganisasi di Italia, seperti Cosa Nostra di Sisilia dan Calabria's Ndrangheta, melihat diri mereka sebagai bagian dari kelompok agama yang sesat, memohon bantuan para orang suci untuk kegiatan mereka.

Khususnya di kota-kota kecil dan kota-kota di selatan, mereka mengambil bagian dalam sakramen Katolik dan dalam beberapa kasus juga ditemukan keterlibatan beberapa orang gereja.

Pastor Puglisi menolak untuk bekerja sama. Dengan sedikit dukungan oleh hierarki Gereja di Sisilia, ia berkhotbah menentang Mafia dari mimbar gerejanya di lingkungan Brancaccio yang kasar, yang kemudian dikendalikan oleh keluarga Graviano.

Dia membantu anak-anak muda di daerah dengan pengangguran tinggi menghindari jerat Mafia, meminta umat paroki untuk membantu penyelidikan polisi, menolak sumbangan dari mafia dan melarang mereka bergabung dengan prosesi keagamaan tradisional.

Pembunuhan Puglisi diperintahkan oleh bos lokal Filippo dan Giuseppe Graviano. Dua bersaudara itu dan empat orang yang merencanakan atau melakukan pembunuhan itu dihukum pada tahun 1998. Semua kecuali satu orang menerima hukuman seumur hidup.

Salah satu pembunuh, yang kemudian menjadi bukti negara, mengatakan bahwa ketika Puglisi sedang sekarat dia berkata: "Saya telah menantikan Anda".

Pada tahun 2012, mantan Paus Benediktus memutuskan bahwa Puglisi meninggal sebagai seorang martir dalam "kebencian terhadap iman," dan memerintahkan agar dia dibeatifikasi, langkah terakhir sebelum kesucian di Gereja.
(ian)
Berita Terkait
Lubang Misterius Telan...
Lubang Misterius Telan Sejumlah Kendaraan Di Napoli, Italia
Derby della Madoninna...
Derby della Madoninna Tanpa Pemenang, AC Milan Puas Imbangi Inter
Genoa Resmi Rekrut Legenda...
Genoa Resmi Rekrut Legenda AC Milan jadi Pelatih
Gasak Cagliari, Juventus...
Gasak Cagliari, Juventus Dekati 5 Besar Klasemen Liga Italia
Mengintip Jersey Anyar...
Mengintip Jersey Anyar Inter Milan
Kerap Salah Duga, Mafia...
Kerap Salah Duga, Mafia Italia 'Paksa' Ambulan Matikan Sirine
Berita Terkini
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
57 menit yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
2 jam yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
3 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
4 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
5 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
6 jam yang lalu
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved