Bilang Ingin Meninggal, Profesor Ini Meninggal Betulan saat Live di TV

Kamis, 13 September 2018 - 14:55 WIB
Bilang Ingin Meninggal,...
Bilang Ingin Meninggal, Profesor Ini Meninggal Betulan saat Live di TV
A A A
NEW DELHI - Seorang profesor di India bernama Rita Jitendra meninggal saat wawancara live (siaran langsung) di televisi (TV). Yang mengejutkan, dia meninggal setelah mengatakan dia ingin meninggal ketika sedang bekerja.

Kejadian itu berlangsung ketika dia melakukan sesi wawancara live di studio "Good Morning J&K", sebuah program TV kabel di India, pada awal pekan ini.

Profesor Rita Jitendra, 81, merupakan akademisi, penulis dan seniman yang dihormati di India.

Saat kejadian, perempuan berusia 81 tahun itu sedang diwawancarai tentang kehidupan dan ingatannya. Namun, dia tiba-tiba menutup matanya, berhenti berbicara dan tak sadarkan diri.

Dia dilarikan ke SMHS Hospital di Jammu, di mana dia dinyatakan meninggal pada saat tiba di rumah sakit.

Menurut Indian Telegraph, profesor yang dianggap sebagai legenda oleh dunia penyiaran itu mengalami serangan jantung dan tersedak.

Seorang karyawan, Hafiza Muzaffar, mengatakan bahwa akademisi itu telah mengatakan selama perjalanan ke studio bahwa dia menginginkan kematian yang sama dengan mantan Presiden Avul Pakir Jainulabdeen Abdul Kalam, yang meninggal pada usia 83 tahun saat memberikan ceramah pada tahun 2015.

“Dia memberitahu bahwa Dr Kalam telah meninggal saat bekerja. Begitulah cara dia ingin menemui ajalnya juga. Dia mengembuskan nafas terakhirnya di studio itu sendiri," kata Muzaffar.

Penyiar "Good Morning J&K", Zahid Mukhtar, mengatakan kematian Profesor Jitendra yang mendadak telah mengejutkan.

"Dia memberi tahu kami beberapa hal menarik tentang kehidupannya dan tampak benar-benar normal," katanya.

“Tapi tiba-tiba dia berhenti bicara dan mulai cegukan. Kami harus memotong wawancara (dan beralih ke) film dokumenter dan membawanya ke rumah sakit," ujarnya, seperti dikutip news.com.au, Kamis (13/9/2018).

"Dia memiliki hubungan yang hebat dengan televisi," ujarnya.

"Saat itu sekitar pukul 08.28 ketika dia tiba-tiba berhenti bicara dan pingsan," katanya. “Ketika kami memindahkannya ke SMHS Hospital, dokter menyatakan dia meninggal," imbuh dia.

"Ini mengejutkan kami...kami sangat sedih dengan kejadian ini dan kami berdoa untuk jiwa yang sudah ditinggalkan," paparnya.

Inspektur SMHS Hospital, Dr Saleem Tak mengatakan kepada media setempat bahwa dia meninggal karena gagal jantung, yang mungkin terjadi karena aritmia jantung atau atau detak jantung yang tidak teratur.

Meninggalnya Profesor Jitendra telah mengejutkan publik India. Banyak pesan belasungkawa bermunculan di media sosial.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
58 menit yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
1 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
2 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
10 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
12 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
12 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved