Rekannya Diperkosa Uskup Gereja, Para Biarawati India Turun ke Jalan

Selasa, 11 September 2018 - 16:52 WIB
Rekannya Diperkosa Uskup...
Rekannya Diperkosa Uskup Gereja, Para Biarawati India Turun ke Jalan
A A A
NEW DELHI - Para biarwati Katolik di India nekat melanggar kode aturan gereja dengan secara terbuka melakukan protes di jalan-jalan Ibu Kota Negara Bagian Kerala. Mereka menentang seorang uskup yang dituduh memerkosa salah satu biarawati.

Demonstrasi jalanan dimulai sejak hari Sabtu dan berlanjut sepanjang akhir pekan di Thiruvananthapuram. Mereka semakin marah setelah seorang politisi melecehkan korban yang berusia 46 tahun dengan menyebutnya sebagai pelacur.

Korban melaporkan Uskup Franco Mullackal pada 27 Juni tahun ini atas tuduhan melakukan penyerangan seksual kepadanya selama dua tahun yang dimulai Mei 2014.

Uskup Mullackal juga membuat laporan kepada polisi, di mana dia mengklaim biarawati yang menuduhnya dan lima biarawati lainnya telah melecehkan dan memerasnya.

Dia membantah tuduhan pemerkosaan. Menurutnya, korban diduga memiliki dendam terhadapnya.

Kasus ini telah memperlihatkan perpecahan yang mendalam di internal gereja Katolik Kerala yang memiliki pengikut hampir 1 juta orang. Negara Bagian Kerala tercatat sebagai salah satu wilayah dengan populasi Katolik terbesar di India.

Sebelumnya, seorang mantan biarawati juga mengungkap dugaan eksploitasi seksual oleh para imam gereja. Namun, kasus terbaru ini telah mendorong publisitas yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mendorong pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

Mengutip laporan The Guardian, Selasa (11/9/2018), lima biarawati bergabung dalam protes jalanan pada akhir pekan yang diorganisir oleh kelompok-kelompok reformasi Katolik yang mengklaim bahwa sikap tak adil polisi yang menyeret mereka ke dalam kasus ini.

"Gereja tidak memberi kami keadilan,” kata salah satu biarawati, Suster Anupama MJ, kepada Times of India. "Tidak ada polisi atau pemerintah. Kami akan bertarung. Itu adalah gereja yang memaksa kami ke jalanan."

Kemarahan para biarawati terkait kasus ini pecah pada hari Minggu ketika seorang politisi setempat, PC George, mempertanyakan motif korban yang baru buka suara setelah lebih dari dua tahun.

"Tidak seorang pun memiliki keraguan bahwa biarawati itu adalah pelacur," kata George, seorang anggota parlemen setempat. "Mengapa dia tidak mengadu sejak pertama kali?"

Komisi Nasional untuk Perempuan, badan hukum yang mempromosikan hak-hak perempuan di India, menyebut pernyataan politisi itu memalukan dan menuntut polisi melakukan penyelidikan.

George Joseph, presiden dari Joint Christian Council, salah satu kelompok yang mengatur protes jalanan, menuduh politisi senior dan pemimpin gereja ikut campur dalam kasus ini.

"Ini adalah hari ke-76 sejak petisi diajukan dan polisi masih belum mengambil langkah besar dalam penyelidikan," katanya.

"Polisi menginterogasi pemohon (pelapor), bukan tersangka, dan kami percaya mereka berada di bawah tekanan dari partai politik dan gereja."
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
36 menit yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
1 jam yang lalu
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
4 jam yang lalu
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
5 jam yang lalu
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
6 jam yang lalu
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved