Dituduh Lakukan Pelecehan Seks, Pendiri JD.com Ditangkap di AS

Senin, 03 September 2018 - 10:33 WIB
Dituduh Lakukan Pelecehan...
Dituduh Lakukan Pelecehan Seks, Pendiri JD.com Ditangkap di AS
A A A
WASHINGTON - Liu Qiangdong, pendiri JD.com—perusahaan e-commerce terbesar kedua China—ditangkap dan sempat ditahan di Amerika Serikat (AS) atas tuduhan melakukan pelecehan seksual.

Dalam bisnis e-comerce, JD.com merupakan saingan terbesar Alibaba yang didirikan Jack Ma, manusia berharta Rp570 triliun.

Menurut dokumen penjara, Liu Qiangdong, yang juga dikenal sebagai Richard Liu, ditangkap di Minneapolis karena diduga melakukan kejahatan seks.

Menurut dokumen, Liu ditangkap Jumat. Namun, dia dibebaskan pada Sabtu dan kini menunggu tuntutan pidana. Dokumen itu tidak merinci kasus lebih detail, termasuk korban pelecehan seks.

Kepolisian Minneapolis menolak untuk menguraikan tentang penahanan Liu. Juru bicara polisi John Elder juga menolak untuk memberikan rincian tentang di lokasi mana di Minneapolis saat Liu ditangkap atau apa yang dia lakukan pada saat penangkapannya.

Undang-undang di Minneapolis mengadopsi lima kategori tingkatan pelanggaran seksual, mulai dari sentuhan yang tidak diinginkan korban hingga kekerasan yang mengakibatkan cedera. Namun, dokumen penjara tidak merinci tingkat kesalahan yang dituduhkan pada Liu.

Sementara itu, perusahaan Liu, JD.com, mem-posting pernyataan di media sosial China yang mengklaim bahwa Liu telah dituduh secara keliru selama perjalanan bisnis ke AS.

Pernyataan perusahaan mengklaim polisi tidak menemukan bukti kesalahan dan Liu akan melanjutkan perjalanan bisnisnya seperti yang direncanakan.

"Kami akan mengambil tindakan hukum yang diperlukan terhadap pelaporan atau rumor palsu," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Senin (3/9/2018).

Ini bukan pertama kalinya Liu dituduh terlibat dalam skandal pelecehan seksual. Pada bulan Juli, seorang tamu di pesta di Australia pada tahun 2015 menuduh Liu melakukan serangan seksual.

Liu yang merasa tidak terlibat dalam kesalahan apa pun di acara itu berusaha mencegah insiden itu menjadi konsumsi publik. Namun, upayanya tidak berhasil.
(mas)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
Berita Terkini
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
38 menit yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
1 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
1 jam yang lalu
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
1 jam yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
3 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved