AS Setop Pendanaan untuk Pengungsi Palestina, Israel Semringah

Minggu, 02 September 2018 - 02:27 WIB
AS Setop Pendanaan untuk...
AS Setop Pendanaan untuk Pengungsi Palestina, Israel Semringah
A A A
TEL AVIV - Israel menyambut baik keputusan Amerika Serikat (AS) mengakhiri pendanaan bagi badan pengungsi Palestina PBB (UNRWA). Negara Zionis itu menuduh badan tersebut mengabadikan konflik Timur Tengah.

Israel dan AS telah menuduh badan berusia hampir 70 tahun itu mempertahankan gagasan bahwa banyak warga Palestina adalah pengungsi dengan hak untuk kembali ke rumah dari mana mereka melarikan diri atau diusir selama perang 1948 yang menyertai berdirinya Israel, sebuah ide yang ditentang oleh keduanya.

"Israel mendukung langkah AS," kata seorang pejabat di kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang tidak mau disebutkan jatidirinya.

"Mengkonsolidasikan status pengungsi Palestina adalah salah satu masalah yang melanggengkan konflik," imbuhnya seperti dikutip dari AFP, Minggu (2/9/2018).

Dukungan terhadap langkah AS ini juga disuarakan oleh Menteri Intelijen Israel, Israel Katz. Menurutnya, keputusan AS adalah pandangan realistis dari situasi dan mendukung posisi Israel.

"Saya memuji keputusan presiden Amerika Serikat untuk menghentikan semua pendanaan UNRWA - badan yang mengabadikan masalah pengungsi Palestina," kata Katz di Twitter seperti disitir dari Reuters.

Pada hari Jumat, Washington, yang hingga tahun lalu menjadi penyumbang terbesar UNRWA, mengumumkan mengakhiri pendanaan untuk yang dikatakannya sebagai sebuah operasi cacat tak terselamatkan.

Washington mengatakan akan mencari cara untuk mencegah keputusan melukai orang-orang Palestina yang tidak bersalah. Washington sendiri sebelumnya telah membekukan Rp4,4 triliun dalam pendanaan tahun ini dan melemparkan lembaga itu ke dalam krisis keuangan.

Baca: AS Hentikan Pendanaan ke Badan Pengungsi Palestina PBB

UNRWA saat ini menaungi sekitar lima juta pengungsi Palestina yang terdaftar. Badan ini menyediakan sekolah bagi 526 ribu anak di wilayah Palestina serta di kamp-kamp di Libanon, Suriah dan Yordania.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
45 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved