Taliban Tarik Perlindungan untuk Palang Merah Internasional

Kamis, 16 Agustus 2018 - 02:12 WIB
Taliban Tarik Perlindungan...
Taliban Tarik Perlindungan untuk Palang Merah Internasional
A A A
KABUL - Taliban menarik jaminan keamanannya untuk Palang Merah Internasional di Afghanistan. Taliban melakukan hal itu karena organisasi tersebut mengabaikan tahanan yang melakukan mogok makan di penjara Pul-e Charkhi di Kabul.

Dikatakan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) gagal menekan pejabat penjara untuk memberikan perawatan medis yang tepat bagi mereka yang mogok makan.

"Oleh karena itu Imarah Islam Afghanistan mengumumkan penarikan komitmen keamanan yang telah diberikan kepada Palang Merah Internasional untuk kegiatan mereka di Afghanistan," bunyi pernyataan Taliban.

"Imarah Islam selanjutnya tidak menjamin perlindungan kehidupan dan properti mereka sampai mereka mencapai kesepakatan dengan Imarah Islam untuk memperbaiki tindakan mereka," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Reuters, Kamis (16/8/2018).

Juru bicara ICRC Sanela Bajrambasic mengatakan perwakilan Palang Merah terakhir mengunjungi penjara Pul-e Charkhi pada hari Senin untuk menindaklanjuti layanan medis yang diberikan kepada tahanan mogok makan dan memberikan solusi intravena.

Sebagai organisasi yang netral, dia mengatakan Palang Merah tidak mengambil posisi atas alasan atau tujuan mogok makan dan tidak berusaha membujuk para tahanan untuk mengakhiri mogok makan atau pihak berwenang untuk menerima tuntutan mereka.

Dia mengatakan Palang Merah mencoba membangun hubungan dengan semua pihak dalam konflik di Afghanistan, di mana ia telah bekerja selama lebih dari 30 tahun.

“Kami mengandalkan pihak-pihak untuk memungkinkan kami bekerja dengan aman untuk melindungi dan membantu korban konflik. Ini adalah satu-satunya tujuan kami,” katanya.

Ia mengatakan organisasi akan terlibat langsung dengan Taliban dan tidak akan berkomentar secara terbuka.

Palang Merah tahun lalu mengumumkan bahwa itu adalah skala operasi kembali di Afghanistan setelah serangan menewaskan sejumlah stafnya.
(ian)
Berita Terkait
Gubernur Perempuan Afghanistan...
Gubernur Perempuan Afghanistan Dilaporkan Ditangkap Taliban
Potret Anak-anak Anggota...
Potret Anak-anak Anggota Taliban Tenteng Senjata di Tengah Salju
Tokoh Senior Taliban...
Tokoh Senior Taliban Tiba di Afghanistan dari Tempat Pengasingan
Drama Evakuasi Timnas...
Drama Evakuasi Timnas Bola Wanita Afghanistan Menghindar dari Taliban
Hidup Afghanistan, Kibarkan...
'Hidup Afghanistan', Kibarkan Bendera Nasional Warga Afghanistan Menentang Taliban
Taliban Kuasai Kabul,...
Taliban Kuasai Kabul, Ribuan Warga Afghanistan Serbu Bandara untuk Melarikan Diri
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
1 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
2 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
4 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
5 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
6 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
7 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved