Bejat, Pasangan di Jerman Melacurkan Putranya ke Pedofil

Rabu, 08 Agustus 2018 - 14:25 WIB
Bejat, Pasangan di Jerman...
Bejat, Pasangan di Jerman Melacurkan Putranya ke Pedofil
A A A
BERLIN - Sepasang suami istri di Jerman divonis dan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara karena menjalankan prostitusi di bawah umur selama dua tahun via internet. Parahnya, korban kebejatan mereka adalah putra pasangan tersebut yang berusia 9 tahun.

Ibu korban, Berrin T (39), dijatuhi hukuman 12,5 tahun penjara. Berrin setuju agar anaknya diperkosa berulang kali dan difilmkan antara Mei 2015 dan Agustus 2017.

Sementara pasangannya, Christian L (48) juga dihukum pemerkosaan, pelecehan seksual terhadap anak-anak, pelacuran paksa dan distribusi pornografi anak, dijatuhi hukuman 12 tahun dengan penahanan preventif.

Pada akhir persidangan di Freiburg, Hakim Stefan Bürgelin juga memerintahkan pasangan untuk membayar USD49.100 kepada anak laki-laki dan seorang gadis enam tahun yang juga menjadi korban jaringan pedofil. Bersama pasangan itu, dipenjara juga enam pria lainnya.

Saat menghukum pasangan itu, Hakim Bürgelin mencatat peran utama sang ibu dalam kasus tersebut. Menurut kesaksian yang didengar di persidangan, Berrin T pada awalnya setuju untuk mengatur sesi perkosaan di web gelap karena dia takut kehilangan pasangannya jika dia gagal memenuhi hasrat pedofil pasangannya. Selanjutnya, ia membiarkan pelecehan itu berlanjut demi keuntungan finansial.

Tidak hanya melacurkan anaknya, pasangan ini juga memperkosa seorang anak perempuan berusia tiga tahun dengan cara yang sangat parah.

Hakim menyebut pasangan tersebut telah memperlakukan korbannya seperti barang, terus menerus dihina, dipermalukan, terluka dan ketakutan.

"Anak itu menjerit kesakitan, itu adalah tindakan paling kejam," kata Bürgelin setelah melihat video pelecehan yang beredar luas dan dijual di Darkweb.

"Kami belum melihat video lain di mana seorang anak menderita rasa sakit seperti itu," imbuhnya seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (8/8/2018).

Kasus tersebut, yang telah mengirimkan gelombang kejut ke seluruh dunia, telah menimbulkan keprihatinan serius tentang kegagalan pihak berwenang untuk melindungi bocah itu, yang kini berusia 10. Ayah tiri korban diyakini terlibat pelecehan anak dan dilarang berhubungan dengan anak-anak, apalagi tinggal bersama mereka di apartemen yang sama.

Saat ini korban tinggal bersama keluarga angkat.
(ian)
Berita Terkait
Bayern München Ikat...
Bayern München Ikat Leon Goretzka Hingga 2026
Produksi Makanan Crispy...
Produksi Makanan Crispy dari Ulat Jerman
Banjir Rendam Kota Koblenz,...
Banjir Rendam Kota Koblenz, Jerman
Hasil EURO 2024: Langsung...
Hasil EURO 2024: Langsung Tancap Gas, Jerman Bantai Skotlandia 5-1
Pangeran Jerman Dituntut...
Pangeran Jerman Dituntut Ayahnya karena Jual Kastil Keluarga Hanya Rp17.000
Balas Tindakan Berlin,...
Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
2 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
6 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
7 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
8 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved