Korsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

Selasa, 07 Agustus 2018 - 20:55 WIB
Korsel Kirim Bantuan...
Korsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Lombok
A A A
SEOUL - Kookmin Bank, salah satu bank terbesar di Korea Selatan (Korsel), dilaporkan telah menyerahkan bantuan untuk korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bantuan itu diserahkan kepada Palang Merah Korsel, untuk nantinya diserahkan kepada Palang Merah Indonesia.

President & CEO Kookmin Bank, Hur Yin, saat memberikan bantuan simbolis kepada Wakil Presiden Palang Merah Korsel, Kim Yoon Heeuga dan disaksikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Korsel, Umar Hadi menyampaikan keprihatinan atas bencana tersebut.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam seraya berharap bahwa dampak yang ditimbulkan bencana ini dapat ditekan seminimum mungkin”, ungkap Hur sembari menyampaikan bantuan sebesar 30 juta won atau setara dengan Rp. 385 jutake Palang Merah Korsel.

Keprihatinan juga disampaikan oleh Yoon Heeuga. “Saya sangat sedih dengan terjadinya bencana ini, terutama dengan jatuhnya korban jiwa,” ungkapnya, seperti dikutuip dari siaran pers Kedutaan Besar Indonesia di Korsel yang diterima SIndonews pada Selasa (7/8).

Sementara itu, Umar pada gilirannya menyatakan, atas nama pemerintah Indonesia menyampaikan terima kasih atas kepedulian masyarakat Korsel atas bencana gempa bumi di Lombok.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia, saya mengucapkan terima kasih atas keprihatinan dan kepedulian yang besar masyarakat Korea Selatan akan musibah yang menimpa masyarakat Lombok. Saat ini Pemerintah RI secara cepat dan terkoordinasi telah melakukan berbagai langkah penanggulangan bencana, termasuk mengkoordinasikan seluruh jajaran terkait agar penanganan pasca gempa dilakukan secara cepat,baik evakuasi maupun penanganan logistik untuk memitigasi dan mencegah bertambahnya korban,” ucap Umar.

Terkait dengan bantuan yang diterima, Umar menggarisbawahi bahwa hal tersebut merupakan kepedulian nyata masyarakat Korea Selatan terhadap masyarakat Indonesia dan menunjukkan kedekatan antara masyarakat kedua negara.

Terkait dengan penanganan turis internasional, terutama turis Korsel yang turut terdampak gempa ini, Umar menuturkan bahwa hal tersebut juga telah ditangani Pemerintah RI dengan baik. “Pelayanan terhadap turis yang terkena dampak juga merupakan salah satu yang diprioritaskan Pemerintah RI,” tukasnya.

Lombok sendiri bagi masyarakat Korsel merupakan salah satu destinasi wisata utama di Indonesia setelah Bali dan Jakarta. Pekerja Migran Indonesia asal Lombok di Korsel yang berjumlah sekitar 700 orang selama ini pun aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
(esn)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
YouTuber Indonesia Bermain...
YouTuber Indonesia Bermain Drama Korea Lunch Box
469 Pekerja Migran Indonesia...
469 Pekerja Migran Indonesia Akan Disalurkan ke Korea Selatan
Wow! Pratama Arhan Jadi...
Wow! Pratama Arhan Jadi Rebutan Klub di Liga Korea Selatan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
3 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
3 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
5 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
6 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
7 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved