Inggris Duduki Kursi Presiden Dewan Keamanan PBB

Kamis, 02 Agustus 2018 - 22:37 WIB
Inggris Duduki Kursi...
Inggris Duduki Kursi Presiden Dewan Keamanan PBB
A A A
NEW YORK - Inggris dilaporkan menduduki kursi Presiden Dewan Keamanan (DK) PBB untuk bulan Agustus. Inggris akan menggantikan posisi Swedia, yang menjabat sebagai Presiden DK PBB untuk bulan Juli.

Pada konferensi pers di markas besar PBB, Duta Besar Inggris untuk PBB Karen Pierce menyatakan agenda mereka selama sebulan kedepan adalah melanjutkan upaya para presiden sebelumnya untuk membuat anggota DK bersama secara produktif.

"Kami ingin memfokuskan DK pada bidang-bidang yang kami yakini dapat ditargetkan, dapat berorientasi aksi, dapat membuat perbedaan," kata Pierce, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (2/8).

Pierce menuturkan, sejumlah agenda yang akan diangkat di DK PBB selama sebulan kedepan adalah mengenai penggunaan senjata kimia di Suriah, perdamaian dan keamanan di Yaman, krisis Rohingya di Myanmar dan Bangladesh serta konflik Israel-Palestina.

Mengenai apakah penelesaikan krisis politik di Siprus akan turut menjadi agenda Inggris selama menjabat sebagai Presiden DK PBBN, Stephen Hickey, Koordinator Politik di Misi Inggris ke PBB, mengatakan DK PBB berusaha menciptakan suasa yang kodusif untuk memulai proses pembicaraan di negara kepulauan itu.

Dia mengatakan Jane Holl Lute, yang ditunjuk oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres sebagai penasihat sementara untuk melakukan konsultasi di Siprus, telah bernegosiasi dengan kedua belah pihak yang bertikai di sana,.

"Begitu kami memiliki penilaian itu, kami akan membuat beberapa perhitungan tentang ke mana kami melangkah selanjutnya dalam hal proses politik. Lute akan memberi tahu Dewan Keamanan setelah dia menyelesaikan kunjungan dan negosiasinya," ucap Hickey.

Siprus telah terbagi sejak 1974, ketika kudeta Siprus-Yunani diikuti oleh kekerasan terhadap warga Turki yang tinggal disana dan intervensi Ankara sebagai kekuatan penjamin.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
45 menit yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
1 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
2 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
3 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
4 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved