Rusia: Tentara Suriah Kuasai Wilayah Dekat Perbatasan Yordania
Kamis, 02 Agustus 2018 - 20:55 WIB
Rusia: Tentara Suriah Kuasai Wilayah Dekat Perbatasan Yordania
A
A
A
MOSKOW - Rusia menyatakan, pasukan Suriah dengan dukungan Angkata Udara Rusia berhasil mendapatkan kendali atas wilayah al-Suwayda, Daraa dan Quneitra, yang berada di dekat perbatasan antara Suriah dan Yordania.
Kepala Direktorat Operasi Utama Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia, Kolonel-Jenderal Sergei Rudskoy menuturkan, pasukan pemberontak turut membantu operasi guna mengusir kelompok teroris dari wilayah itu.
"Selama operasi, Angkatan Bersenjata Suriah, yang didukung oleh Angkatan Udara Rusia, telah menghancurkan gerombolan ISIS dan Jebhat al-Nusra dan menguasai wilayah provinsi Suwayda, Daraa dan Quneitra," kata Rudskoy dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (2/8).
"Mayoritas pasukan oposisi Suriah yang moderat bergabung dengan Damaskus dalam perang melawan ISIS dan Jabhat al-Nusra. Teroris masih bersembunyi di kamp pengungsi Rukban dekat daerah al-Tanf, 60 ribu orang masih dalam kondisi genting," sambungnya.
Dia lalu mengatakan, pasukan Suriah menghancurkan benteng terakhir Daesh di barat daya Quneitra, kemarin. Dia kemudian menuturkan operasi itu membuat wilayah seluas 3,332 kilometer persegi dibebaskan, dengan Damaskus mendapatkan kembali kendali atas 146 permukiman.
"Serangan di barat daya Suriah tersebut hanya menargetkan ISIS dan juga al-Nusra," ungkapnya.
Kepala Direktorat Operasi Utama Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia, Kolonel-Jenderal Sergei Rudskoy menuturkan, pasukan pemberontak turut membantu operasi guna mengusir kelompok teroris dari wilayah itu.
"Selama operasi, Angkatan Bersenjata Suriah, yang didukung oleh Angkatan Udara Rusia, telah menghancurkan gerombolan ISIS dan Jebhat al-Nusra dan menguasai wilayah provinsi Suwayda, Daraa dan Quneitra," kata Rudskoy dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (2/8).
"Mayoritas pasukan oposisi Suriah yang moderat bergabung dengan Damaskus dalam perang melawan ISIS dan Jabhat al-Nusra. Teroris masih bersembunyi di kamp pengungsi Rukban dekat daerah al-Tanf, 60 ribu orang masih dalam kondisi genting," sambungnya.
Dia lalu mengatakan, pasukan Suriah menghancurkan benteng terakhir Daesh di barat daya Quneitra, kemarin. Dia kemudian menuturkan operasi itu membuat wilayah seluas 3,332 kilometer persegi dibebaskan, dengan Damaskus mendapatkan kembali kendali atas 146 permukiman.
"Serangan di barat daya Suriah tersebut hanya menargetkan ISIS dan juga al-Nusra," ungkapnya.
(esn)