Terima Tawaran Putin, Trump Buka Kemungkinan Kunjungi Moskow
Sabtu, 28 Juli 2018 - 08:32 WIB
Terima Tawaran Putin, Trump Buka Kemungkinan Kunjungi Moskow
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump terbuka untuk mengunjungi Moskow. Hal itu dikatakan oleh Gedung Putih setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Presiden Amerika Serikat (AS) itu.
Baca: Putin kepada Trump: Jadilah Tamuku di Moskow
Gedung Putih sebelumnya berencana mengundang Putin ke Washington. Namun menyusul reaksi di AS atas sikap Trump yang ramah dengan Putin di KTT Helsinki, AS dan pejabat Rusia mundur dari usulan Trump untuk menjadwalkan pertemuan lanjutan di Washington pada musim gugur.
Dua hari setelah menunda undangan itu, Gedung Putih menyatakan bahwa Trump tetap antusias tentang pertemuan lain dengan pemimpin Rusia itu.
"Presiden Trump berharap untuk membawa Presiden Putin ke Washington setelah tahun pertama, dan dia terbuka untuk mengunjungi Moskow setelah menerima undangan resmi," kata sekretaris pers Gedung Putih Sarah Sanders dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (28/7/2018).
Terakhir kali Trump berada di Ibu Kota Rusia pada 2013, untuk menghadiri kontes kecantikan Miss Universe.
Terlepas dari kegaduhan di Washington setelah keduanya bertemu di Helsinki pekan lalu, Putin mengatakan pertemuan lain dengan Trump masih dalam agenda dan keduanya menginginkan pertemuan lanjutan.
"Mengenai pertemuan kami, saya mengerti betul apa yang dikatakan Presiden Trump. Dia memiliki keinginan untuk mengadakan pertemuan lebih lanjut," kata Putin kepada wartawan di Afrika Selatan, di mana dia menghadiri pertemuan puncak negara-negara BRICS: Brasil, Rusia, India, China dan Selatan Afrika.
"Aku siap untuk itu," kata Putin. "Kami perlu agar kondisi yang sesuai ada, untuk diciptakan, termasuk di negara kami."
Mengacu pada proposal untuk pertemuan di Amerika Serikat, Putin berkata: "Saya siap untuk pergi ke Washington. Saya ulangi sekali lagi, jika kondisi kerja yang tepat diciptakan."
Putin mengatakan bahwa ada kemungkinan bahwa ia dan Trump akan bertemu di sela-sela KTT Kelompok 20 di Argentina pada bulan November atau di acara internasional lainnya.
Baca: Putin kepada Trump: Jadilah Tamuku di Moskow
Gedung Putih sebelumnya berencana mengundang Putin ke Washington. Namun menyusul reaksi di AS atas sikap Trump yang ramah dengan Putin di KTT Helsinki, AS dan pejabat Rusia mundur dari usulan Trump untuk menjadwalkan pertemuan lanjutan di Washington pada musim gugur.
Dua hari setelah menunda undangan itu, Gedung Putih menyatakan bahwa Trump tetap antusias tentang pertemuan lain dengan pemimpin Rusia itu.
"Presiden Trump berharap untuk membawa Presiden Putin ke Washington setelah tahun pertama, dan dia terbuka untuk mengunjungi Moskow setelah menerima undangan resmi," kata sekretaris pers Gedung Putih Sarah Sanders dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (28/7/2018).
Terakhir kali Trump berada di Ibu Kota Rusia pada 2013, untuk menghadiri kontes kecantikan Miss Universe.
Terlepas dari kegaduhan di Washington setelah keduanya bertemu di Helsinki pekan lalu, Putin mengatakan pertemuan lain dengan Trump masih dalam agenda dan keduanya menginginkan pertemuan lanjutan.
"Mengenai pertemuan kami, saya mengerti betul apa yang dikatakan Presiden Trump. Dia memiliki keinginan untuk mengadakan pertemuan lebih lanjut," kata Putin kepada wartawan di Afrika Selatan, di mana dia menghadiri pertemuan puncak negara-negara BRICS: Brasil, Rusia, India, China dan Selatan Afrika.
"Aku siap untuk itu," kata Putin. "Kami perlu agar kondisi yang sesuai ada, untuk diciptakan, termasuk di negara kami."
Mengacu pada proposal untuk pertemuan di Amerika Serikat, Putin berkata: "Saya siap untuk pergi ke Washington. Saya ulangi sekali lagi, jika kondisi kerja yang tepat diciptakan."
Putin mengatakan bahwa ada kemungkinan bahwa ia dan Trump akan bertemu di sela-sela KTT Kelompok 20 di Argentina pada bulan November atau di acara internasional lainnya.
(ian)