Sembilan dari 17 Korban Kapal Terbalik Missouri Berasal dari Satu Keluarga

Minggu, 22 Juli 2018 - 05:30 WIB
Sembilan dari 17 Korban...
Sembilan dari 17 Korban Kapal Terbalik Missouri Berasal dari Satu Keluarga
A A A
STONE COUNTY - Sedikitnya 17 orang tewas ketika sebuah kapal wisata tenggelam di danau Missouri pada Kamis lalu. Dari jumlah itu, sembilan diantaranya adalah anggota satu keluarga. Hal itu dikatakan oleh pejabat negara bagian Amerika Serikat (AS).

Seorang kerabat yang masih hidup mengatakan kepada media bahwa kapten kapal mengatakan kepada 31 penumpang untuk tidak mengenakan jaket pelampung.

Perahu bebek "amfibi" terbalik dalam badai petir yang memburuk di Table Rock Lake, sebuah atraksi turis yang populer.

Missouri Highway Patrol mengatakan bahwa rentang usia almarhum mulai dari satu hingga 70 tahun.

Wanita yang mengatakan dia kehilangan sembilan anggota keluarganya bernama Tia Coleman. Dia adalah salah satu dari dua di keluarganya yang selamat.

"Saya kehilangan semua anak-anak saya, saya kehilangan suami saya, saya kehilangan ibu mertua saya, saya kehilangan ayah mertua saya, saya kehilangan paman saya, saya kehilangan saudara ipar perempuan saya - dia adalah saudara perempuan saya - dan Saya kehilangan keponakan saya, saya baik-baik saja, tetapi ini benar-benar sulit," katanya seperti dikutip BBC dari Fox News, Minggu (22/7/2018).

"Kapten mengatakan kepada kami 'Jangan khawatir dengan meraih jaket pelampung, Anda tidak akan membutuhkannya,' jadi tidak ada yang mengambilnya karena kami mendengarkan kapten dan dia mengatakan kepada kami untuk tetap duduk," sambungnya.

"Namun saat melakukan itu, ketika tiba waktunya untuk mengambilnya, sudah terlambat. Saya percaya bahwa banyak orang bisa yang bisa selamat," tukasnya.

Seorang kerabat yang tidak berada di kapal mengatakan kepada WSB-TV bahwa anggota lain dari keluarga yang selamat adalah seorang bocah laki-laki, kata stasiun televisi Fox dalam sebuah tweet.

Sementara kapten kapal berada dalam daftar mereka yang selamat. Ia saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
1 jam yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
4 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
6 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
8 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved