Serangan Racun Novichok, Polisi Inggris Kantongi Lebih dari 400 Bukti

Minggu, 15 Juli 2018 - 08:03 WIB
Serangan Racun Novichok,...
Serangan Racun Novichok, Polisi Inggris Kantongi Lebih dari 400 Bukti
A A A
LONDON - Para penyelidik Kepolisian Metropolitan Inggris telah mengumpulkan lebih dari 400 barang bukti yang terkait dengan serangan racun Novichok di Amesbury. Hal itu dikatakan oleh unit kontra terorisme dari kepolisian Inggris dalam sebuah pernyataan.

"Hingga saat ini, lebih dari 400 barang bukti telah ditemukan sebagai bagian dari investigasi Amesbury, dimana sejumlah besar berpotensi terkontaminasi dan telah dikirim ke laboratorium DSTL untuk analisis," bunyi pernyataan itu.

"(Bukti) ini termasuk botol kecil, yang ditemukan dari alamat di Muggleton Road dan detektif percaya menjadi sumber kontaminasi untuk Charlie dan Dawn," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari TASS, Minggu (15/7/2018).

Charles/Charlie Rowley (45) dan Dawn Sturgess (44) ditemukan tidak sadarkan diri di sebuah rumah di Amesbury, Wiltshire. Keduanya kemudian dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis di kota Inggris Amesbury, Wiltshire County.

Sturgess meninggal di rumah sakit pada 8 Juli, sementara Rowley, yang berada dalam kondisi kritis, kembali sadar dan tengah diperiksa oleh polisi.

Polisi Metropolitan kemudian mengklaim bahwa keduanya telah terpapar Novichok, racun syaraf yang sama yang diduga digunakan dalam serangan Maret lalu terhadap mantan intelijen militer Rusia (GRU) Kolonel Sergei Skripal dan putrinya Yulia di Salisbury yang berdekatan. Saat itu, London bergegas untuk menuduh Moskow berada di balik serangan itu. Rusia telah secara tegas menolak keterlibatannya sejak itu.

"Pekerjaan sedang berlangsung untuk menentukan apakah gas saraf berasal dari kelompok yang sama seperti yang digunakan dalam serangan terhadap Sergei dan Yulia Skripal pada Maret, dan ini tetap menjadi jalur utama penyelidikan bagi tim investigasi," kata polisi Inggris.

Pada hari Jumat lalu, Kepolisian Metropolitan mengatakan telah menemukan botol berisi racun saraf Novichok di rumah Rowley. Segera setelah itu, Kantor Luar Negeri mengatakan bahwa para ahli OPCW akan tiba di Inggris minggu depan atas permintaan London untuk mengidentifikasi bahan kimia beracun, yang telah ditemukan di Amesbury.
(ian)
Berita Terkait
Penyelidikan Inggris:...
Penyelidikan Inggris: Putin Dalang Serangan Racun Ganas Novichok terhadap Eks Mata-mata Rusia!
Inggris Pertimbangkan...
Inggris Pertimbangkan Bentuk Armada Balon Mata-mata
3 Mata-mata Rusia Ditangkap...
3 Mata-mata Rusia Ditangkap di Inggris
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Mata Secara Rutin pada Anak
Kecebong Alami Perubahan...
Kecebong Alami Perubahan Penglihatan Radikal saat Berubah Jadi Kodok
Kampanye Bebas Mata...
Kampanye Bebas Mata SePeLe Ajak Masyarakat Peduli Gejala Mata Kering
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
21 menit yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
1 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
1 jam yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
2 jam yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
3 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
3 jam yang lalu
Infografis
Waswas Perang Dunia...
Waswas Perang Dunia III, Ini Cara Bertahan dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved