Pentagon Sebut Cina Mata-matai Latihan Militer AS di Hawaii

Sabtu, 14 Juli 2018 - 13:31 WIB
Pentagon Sebut Cina...
Pentagon Sebut Cina Mata-matai Latihan Militer AS di Hawaii
A A A
WASHINGTON - Sebuah kapal mata-mata China saat ini sedang memata-matai latihan militer besar-besaran yang dipimpin Amerika Serikat (AS) di lepas pantai Hawaii. AS sebelumnya menolak partisipasi China sebagai bentuk protes atas militerisasi Beijing di Laut China Selatan (LCS).

"Armada Pasifik AS telah memantau kapal mata-mata angkatan laut China yang beroperasi di sekitar Hawaii di luar laut teritorial AS," kata Kapten Angkatan Laut AS Charles Brown, juru bicara Armada Pasifik AS, dalam sebuah pernyataan.

"Kami berharap kapal ini akan tetap berada di luar laut teritorial AS dan tidak beroperasi dengan cara yang mengganggu pelayaran latihan maritim Pasifik yang sedang berlangsung," imbuhnya seperti dikutip dari CNN, Sabtu (14/7/2018).

China tidak diundang dari latihan, yang dikenal sebagai RIMPAC, pada bulan Mei atas apa yang disebut Pentagon sebagai militerisasi lanjutan dari fitur yang disengketakan di Laut Cina Selatan, termasuk penyebaran rudal anti-kapal, sistem rudal permukaan-ke-udara dan jammers elektronik.

"Kapal mata-mata itu tiba di perairan lepas Hawaii pada 11 Juli, dan belum memasuki laut teritorial Amerika Serikat," kata seorang pejabat militer AS kepada CNN.

Kehadiran kapal China juga dikritik oleh komandan pasukan maritim gabungan komponen latihan, perwira angkatan laut Chile Pablo Nieman.

"Sangat mengecewakan bahwa kehadiran kapal yang tidak berpartisipasi dapat mengganggu latihan," kata Nieman dalam sebuah pernyataan.

"Saya berharap dan mengharapkan semua pelaut untuk bertindak secara profesional sehingga kami dapat terus fokus pada pekerjaan yang ada di tangan dan membangun semangat kerja sama yang memberikan tujuan untuk latihan ini," imbuhnya.

Seorang pejabat militer mengatakan kepada CNN bahwa kapal mata-mata Rusia berada di wilayah yang sama pada saat terakhir RIMPAC berlangsung pada tahun 2016. Sementara China berpartisipasi dalam latihan tahun itu.

China juga mengirim kapal mata-mata, yang dikenal sebagai kapal Pembantu Umum Tambahan, untuk memantau latihan pada tahun 2014 dan 2016.

Menurut Angkatan Laut AS dua puluh enam negara, 47 kapal, lima kapal selam dan lebih dari 200 pesawat serta 25.000 personel dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam latihan itu.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
Berita Terkini
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
54 menit yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
1 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
2 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
3 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
4 jam yang lalu
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved