Bom Bunuh Diri Guncang Rapat Pemilu Pakistan, 85 Tewas

Sabtu, 14 Juli 2018 - 00:57 WIB
Bom Bunuh Diri Guncang...
Bom Bunuh Diri Guncang Rapat Pemilu Pakistan, 85 Tewas
A A A
QUETTA - Seorang pembom bunuh diri beraksi di sebuah rapat pemilu Pakistan di wilayah Balochistan pada hari Jumat. Data sementara dari otoritas setempat menyatakan, 85 orang tewas.

Pemilu Pakistan akan digelar 25 Juli nanti. Pemboman ini tercatat sebagai serangan paling mematikan di Pakistan dalam lebih dari satu tahun terakhir dan merupakan insiden kekerasan ketiga yang terkait pemilu.

Susana politik di negra itu menjadi tegang setelah mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif aktif lagi di panggung politik. Sharif merupakan pemimpin yang digulingkan oleh Mahkamah Agung tahun lalu dan dihukum terkait korupsi.

Sharif muncul untuk menggalang kekuatan partainya menjelang pemilu. Serangan bom ini terjadi ketika pemerintah melancarkan tindakan keras terhadap pertemuan-pertemuan politik yang terkait dengan Sharif.

Administrator Menteri Kesehatan Baluchistan, Faiz Kakar, mengatakan kepada Reuters bahwa korban tewas dalam serangan bom bunuh diri telah meningkat menjadi 85 orang, dengan lebih dari 150 orang lainnya terluka.

Pejabat polisi senior setempat Qaim Lashari sebelumnya mengatakan bahwa lebih dari 1.000 orang hadir dalam rapat umum pemilu di kota Mastung, Provinsi Balochistan yang dilanda kekerasan.

Kelompok militan Islamis yang terkait dengan Taliban, al-Qaeda dan ISIS diketahui beroperasi di provinsi yang berbatasan dengan Iran dan Afghanistan tersebut. Di wilayah ini juga terdapat kelompok pemberontak etnis pribumi Balochistan yang selama ini melawan pemerintah pusat.

Kelompok ISIS (Islamic State) mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri. Klaim itu muncul dari media propaganda kelompok itu, AMAQ. Namun, klaim ini tak disertai rincian lebih lanjut atau pun bukti yang kuat.

Di antara mereka yang tewas adalah calon majelis provinsi Balochistan, Siraj Raisani, yang saudara laki-lakinya, Nawab Aslam Raisani. Nawab Aslam Raisani merupakan menteri utama provinsi tersebut periode 2008-2013.

"Saudara saya Siraj Raisani telah menjadi martir," kata Haji Lashkari Raisani, saudara korban yang juga ikut serta dalam pemilu Pakistan untuk wilayah Balochistan, yang dikutip Reuters, Sabtu (14/7/2018).

Raisani adalah kandidat peserta pemilu kedua yang terbunuh dalam kekerasan menjelang pemungutan suara.

Beberapa jam sebelumnya, ledakan bom juga menewaskan empat orang di kota Bannu utara. Serangan bom itu menargetkan konvoi kampanye Akram Khan Durrani, politisi Partai Muttahida Majlis-e-Amal (MMA), sebuah partai agama sekutu Liga Muslim Pakistan, partai pimpinan Sharif.
(mas)
Berita Terkait
Taliban Tegaskan Tak...
Taliban Tegaskan Tak Ada Militan al-Qaeda atau ISIS di Afghanistan
Berkuasa, Taliban Bebaskan...
Berkuasa, Taliban Bebaskan 5.000 Teroris ISIS dan al-Qaeda dari Penjara
AS: ISIS dan Al-Qaeda...
AS: ISIS dan Al-Qaeda Bisa Bangkit Kembali di Afghanistan dalam Kurun 6-36 Bulan
6 Perbedaan Antara ISIS...
6 Perbedaan Antara ISIS dan Al-Qaeda
Serangan Barbar! KKB...
Serangan Barbar! KKB Serang Sebuah Desa dan Bantai 100 Orang
Taliban Sangkal Kabar...
Taliban Sangkal Kabar Pemimpin Al-Qaeda Berlindung di Afghanistan
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
2 jam yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
2 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
5 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
6 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
7 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
8 jam yang lalu
Infografis
4 Pemain yang Mencetak...
4 Pemain yang Mencetak Gol Bunuh Diri di Piala Asia 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved