AS Tuding Iran Gunakan Kedutaannya untuk Rencanakan Aksi Teror

Rabu, 11 Juli 2018 - 11:16 WIB
AS Tuding Iran Gunakan...
AS Tuding Iran Gunakan Kedutaannya untuk Rencanakan Aksi Teror
A A A
ABU DHABI - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, menuding Iran menggunakan kedutaannya untuk merencanakan aksi teroris di Eropa. Ia pun memperingatkan Teheran bahwa tindakannya memiliki "harga yang sangat tinggi" setelah mengancam akan mengganggu pasokan minyak negara Timur Tengah itu.

Pompeo mengeluarkan pernyataan ini selama perjalanan singkat ke Uni Emirat Arab (UEA). Pompeo menyambangai sekutu AS itu untuk menyelesaikan pembicaraan selama tiga hari terkait menanggulangi ancaman dari Iran dan kekurangan pendapatan minyak.

“Baru minggu lalu ada orang-orang Iran ditangkap di Eropa sedang mempersiapkan untuk melakukan rencana teror di Paris, Prancis. Kami telah melihat perilaku buruk ini di Eropa,” kata Pompeo dalam wawancara dengan Sky News Arabia seperti dikutip dari Washington Post, Rabu (11/7/2018).

Tim AS pada pembicaraan di Arab Saudi, dipimpin oleh direktur perencanaan kebijakan Departemen Luar Negeri AS Brian Hook, membuat titik fokus pada penangkapan seorang diplomat Iran awal bulan ini yang dikirim ke Wina. Diplomat itu diduga terlibat dalam rencana pemboman oposisi Iran yang melakukan demonstrasi di di Prancis pada 30 Juni lalu, menurut seorang pejabat senior AS.

Penangkapan di Jerman itu terjadi setelah beberapa orang Iran dihentikan di Belgia dan pihak berwenang melaporkan menemukan bahan peledak di mobil mereka.

Baca: Pertemuan Para Pembangkang Iran di Paris Hendak Dibom

Iran membantah keterlibatan dan menyatakan tuduhan terhadap diplomatnya dimaksudkan untuk merusak hubungannya dengan Uni Eropa.

Pejabat AS itu mengatakan Washington memberikan perhatian sangat serius penangkapan diplomat Iran tersebut. AS melihat sebagai bukti bahwa Iran menggunakan perwakilan diplomatiknya di Eropa dan tempat lain sebagai kedok untuk merencanakan serangan teroris.

Ia pun menampik tudingan Iran yang menyatakan hal itu adalah operasi false flag yang dimaksudkan untuk menuduh Iran melakukan aksi terorisme.

Seorang konselor di kedutaan Iran di Austria, Assadollah Assadi, ditangkap pada 1 Juli, sehubungan dengan dugaan rencana pemboman konferensi kelompok oposisi yang didukung AS, Dewan Nasional Perlawanan Iran (NCRI) di Perancis. Dua warga negara Belgia asal Iran ditangkap karena dicurigai berencana melakukan pemboman.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
8 menit yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
1 jam yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
1 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
3 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
4 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved