Staf Dewan HAM 'Nyelonong' Masuk ke Papua, RI Kesal

Rabu, 20 Juni 2018 - 14:00 WIB
Staf Dewan HAM Nyelonong...
Staf Dewan HAM 'Nyelonong' Masuk ke Papua, RI Kesal
A A A
JENEWA - Indonesia, melalui perwakilan di badan-badan PBB di Jenewa menyesalkan sikap Kantor Dewan PBB di Bangkok, yang mengatur kunjungan ke Papua tanpa terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia.

Dalam sebuah pidato di depan Dewan HAM, Duta Besar RI untuk PBB di Jenewa, Hasan Kleib menyatakan pihaknya memang telah mengundang Komisioner Tinggi Dewan HAM PBB, Zeid Raad Al Hussein untuk berkunjung ke Papua. Undangan itu disampaikan saat Zeid berkunjung ke Jakarta, Februari lalu.

Merespon undangan itu, lanjut Hasan, Zeid memberitahu pemerintah Indonesia bahwa dia akan diwakili untuk kunjungan oleh Kantor Wilayah Komisaris Tinggi HAM di Bangkok.

"Namun, dalam tindak lanjutnya, sangat disesalkan bahwa anggota staf Kantor Wilayahnya di Bangkok, alih-alih mengkoordinasi kunjungan yang direncanakan dengan pihak berwenang Indonesia, telah secara sepihak mengatur tanggal dan tempat untuk dikunjungi di Papua dan Papua Barat, sementara menuntut akses segera," kata Hasan,"Selanjutnya, staf di Kantor Wilayahnya telah menyesatkan, bertindak seolah-olah sudah ada jadwal kunjungan yang disepakati bersama dan bahwa Pemerintah Indonesia belum memberi mereka akses," sambungnya, seperti dikutip Sindonews dari laman resmi Perwakilan Tetap Indonesia di Jenewa pada Rabu (20/6).

Hasan lalu menyebut, tindakan seperti itu tidak hanya membatasi Pemerintah Indonesia untuk berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan yang relevan, terutama pemerintah daerah, tetapi juga menghambat koordinasi yang efektif antara Pemerintah dan Kantor Wilayah di Bangkok.

Meski demikian, Hasan menyatakan Indonesia tetap akan mengundang Zeid dan staf Dewan HAM PBB untuk melakukan kunjungan ke Papua. Namun, dia meminta agar di saat yang sama Dewan HAM juga menghormati pemerintah Indonesia.

"Biarkan saya meyakinkan Komisioner Tinggi bahwa Pemerintah Indonesia selalu menghormati undangannya, dan tetap berkomitmen untuk memperluas undangannya untuknya atau Kantornya untuk mengunjungi Papua dan Papua Barat," ungkapnya."Tetapi, pada saat yang sama, kami berharap agar Komisaris Tinggi dapat memastikan bahwa stafnya di Kantor Wilayah di Bangkok akan menghormati dan secara ketat mematuhi metode kerja PBB yang telah ditetapkan, dan menghormati prinsip-prinsip persetujuan Pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah di masa depan," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
54 menit yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
3 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
7 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
8 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
8 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
10 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved