Korut Bersedia Denuklirisasi, Rusia Serukan Pengurangan Sanksi

Sabtu, 16 Juni 2018 - 19:00 WIB
Korut Bersedia Denuklirisasi,...
Korut Bersedia Denuklirisasi, Rusia Serukan Pengurangan Sanksi
A A A
MOSKOW - Rusia menyerukan untuk meringankan sanksi yang dikenakan pada Korea Utara (Korut). Pasalnya, Pyongyang telah setuju untuk melakukan denuklirisasi Semenanjung Korea.

"Modifikasi rezim sanksi yang dikenakan oleh Dewan Keamanan PBB pada DPRK adalah, dan seharusnya, salah satu komponen terpenting dari normalisasi di kawasan itu," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menggunakan akronim dari nama resmi Korut seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (16/6/2018).

Ia mengatakan kepada wartawan bahwa pengurangan sanksi bisa menjadi faktor serius yang berkontribusi terhadap penyelesaian politik dan diplomatik di Asia timur laut.

Zakharova mengatakan Rusia juga menginginkan sanksi sepihak yang dikenakan di atas larangan PBB untuk dicabut.

Dewan Keamanan PBB memberlakukan serangkaian sanksi ekonomi terhadap Korut setelah melakukan uji coba nuklir pertamanya pada 2006 dan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.

Selain itu, beberapa negara, termasuk Amerika Serikat (AS), telah memberlakukan lebih banyak sanksi mereka sendiri.

Kim Jong-un, pemimpin tertinggi Korut, telah bertemu dengan Presiden AS Donald Trump untuk pembicaraan bersejarah di Singapura pada hari Selasa lalu dan keduanya menandatangani pernyataan bersama.

Dalam pernyataannya, Trump berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan kepada Korut, sementara Jong-un menegaskan kembali komitmennya untuk menyelesaikan denuklirisasi Semenanjung Korea.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Ini Perbandingan Rudal...
Ini Perbandingan Rudal Nuklir Rusia dan Korea Utara
Korea Selatan: China-Rusia...
Korea Selatan: China-Rusia Kunci Denuklirisasi Korea Utara
Rusia Siap Lanjutkan...
Rusia Siap Lanjutkan Pembicaraan Nuklir dengan Korea Utara
Penampakan Kapal Selam...
Penampakan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Korea Utara Kim Kuk Ok
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
42 menit yang lalu
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
1 jam yang lalu
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 jam yang lalu
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
5 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
6 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
7 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved